News / Metropolitan
Selasa, 05 Mei 2015 | 19:09 WIB
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat melakukan kunjungan ke kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (15/4/2015). [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pada Selasa (5/5/2015) siang menerima kunjungan dari General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. Kepada wartawan, Ahok pun menerangkan hasil pertemuan keduanya yang disebut menyepakati sejumlah kesepakatan.

"PLN yang disampaikan GM baru, mau kerja sama dengan kita," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/5).

Kerja sama dimaksud, menurut Ahok, terkait langkah menertibkan bangunan liar yang biasa berada di bawah kolong jembatan, maupun juga warga yang menduduki tanah negara. Dikatakan Ahok, jika PLN memutus aliran listrik di kawasan tersebut, maka dapat dipastikan tidak ada lagi orang yang tinggal di sana.

"Kawasan-kawasan (warga) yang menduduki tanah negara, (kita minta) jangan kasih listrik. Dan mereka (PLN) siap," jelas Ahok.

Ahok bahkan mengaku menginginkan kerja sama yang dilakukan antara Pemprov DKI dengan PLN ini seperti kerja sama yang dilakukan antara DKI dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

"Saya sampaikan, PLN bekerja sama dengan kami seperti (PT) Kereta Api. Kan Kereta Api ketat. Mana yang pemukiman kumuh, kita bongkar. PLN juga mau kerja sama seperti itu," tandas Ahok.

Load More