Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), pada Selasa (5/5/2015) siang menerima kunjungan dari General Manager PT PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang. Kepada wartawan, Ahok pun menerangkan hasil pertemuan keduanya yang disebut menyepakati sejumlah kesepakatan.
"PLN yang disampaikan GM baru, mau kerja sama dengan kita," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (5/5).
Kerja sama dimaksud, menurut Ahok, terkait langkah menertibkan bangunan liar yang biasa berada di bawah kolong jembatan, maupun juga warga yang menduduki tanah negara. Dikatakan Ahok, jika PLN memutus aliran listrik di kawasan tersebut, maka dapat dipastikan tidak ada lagi orang yang tinggal di sana.
"Kawasan-kawasan (warga) yang menduduki tanah negara, (kita minta) jangan kasih listrik. Dan mereka (PLN) siap," jelas Ahok.
Ahok bahkan mengaku menginginkan kerja sama yang dilakukan antara Pemprov DKI dengan PLN ini seperti kerja sama yang dilakukan antara DKI dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).
"Saya sampaikan, PLN bekerja sama dengan kami seperti (PT) Kereta Api. Kan Kereta Api ketat. Mana yang pemukiman kumuh, kita bongkar. PLN juga mau kerja sama seperti itu," tandas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Kabar Gembira! Pajak Film Nasional di Jakarta Dipangkas 50 Persen
-
Gegara Program Prioritas, Kementerian Ramai-ramai 'Mengemis' Anggaran Tambahan?
-
Stop Politisasi MBG! Asosiasi Desak BGN Fokus Benahi Tata Kelola usai Skandal Korupsi
-
Wagub Jabar Buka Danseskoad Cup 2026, Dorong Pembinaan Pesepak Bola Usia Dini
-
Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris
-
Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!