Suara.com - Polisi di Cina menangkap dua orang nenek karena diduga telah mengubur hidup-hidup cucu lelaki mereka yang baru saja dilahirkan di sebuah kuburan di wilayah pegunungan provinsi Guangxi, Cina bagian selatan.
Seperti yang dikutip The Guardian dari stasiun televisi pemerintah Cina (CCTV), bayi yang baru dilahirkan itu ditemukan polisi terkubur di dalam sebuah kuburan dangkal di sebuah pemakaman di desa Tiang Dong. Ia dimasukkan ke dalam sebuah kotak karton dan dikubur hanya beberapa sentimeter di bawah permukaan tanah.
Bayi lelaki itu berhasil diselamatkan setelah seorang perempuan yang sedang mengumpulkan bahan-bahan herbal mendengar suara tangisannya. Perempuan itu lalu segera memanggil bantuan dan bocah malang itu pun berhasil diselamatkan, meski kini masih dirawat serius di rumah sakit setempat.
Saat tiba di rumah sakit bayi malang itu masih berlumur lumpur dan dalam kondisi kritis. Ia diketahui menderita bibir sumbing.
Polisi sejauh ini sudah menahan lima orang, tiga di antaranya adalah keluarga bayi itu. Pejabat setempat mengatakan dua dari tiga orang itu adalah neneknya sendiri. Mereka mengaku sengaja memasukkan bocah dalam kardus dan meninggalkannya di kuburan. Dua hari setelahnya mereka kembali dan mengubur dia, karena mengira anak itu sudah tewas.
Media-media di Cina melaporkan bahwa bocah lelaki itu bertahan delapan hari di bawah tanah dan dua hari lagi di dalam kardus di ruang terbuka di kuburan tersebut. Hal itu dianggap luar biasa karena ia bertahan 10 hari tanpa makan dan minum.
Pada 2014 silam dokter di Australia terkejut bukan main setelah menemukan seorang bayi bertahan hidup setelah diabaikan selama lima hari di tengah badai kering di Sydney.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Antisipasi Banjir, Pemprov DKI Perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca Hingga 22 Januari
-
Hirup Udara Bebas, Laras Faizati Ingin Ziarah ke Makam Ayah Hingga Main ke Mal
-
Pakar Hukum Sebut Pilkada Lewat DPRD Suburkan Oligarki dan Renggut Kedaulatan Rakyat
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?
-
Soal Vonis Laras Faizati, Ketua Komisi III DPR Sebut Bukti Manfaat Nyata KUHP dan KUHAP Baru
-
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi
-
Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Tak Langgar Prosedur, Pemprov: Itu Berdiri di Atas Tanah Kita