Suara.com - Jajaran Polres Lhokseumawe, Aceh Utara berhasil menangkap dua pria anggota Din Minimi, kelompok sipil bersenjata yang diduga banyak melakukan tindakan kriminal di Kabupaten Aceh Utara. Dua orang yang ditangkap RS (28) dan MS (35) dilumpuhkan dengan timah panas.
Dari tangan tersangka polisi mengamankan dua pucuk pistol, empat butir amunisi kaliber 5,56, dua butir amunisi kaliber 7,62, tiga butir amunisi kaliber 9, dan satu selosong kaliber 5,56. Sementara satu tersangka lainnya berinisial BJ (30) berhasil meloloskan diri dengan membawa senjata api laras panjang jenis AK-47.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Cahyo Hutomo melalui Kabag Ops Kompol Isharyadi di Lhokseumawe, Senin mengatakan, RS dan MS adalah warga Aceh Utara. Isharyadi menambahkan, kedua pelaku terpaksa ditembak kakinya karena mencoba melarikan diri saat disergap oleh petugas.
"Pada saat memberi tembakan peringatan, tidak diindahkan oleh kedua tersangka dan akhirnya petugas terpaksa menembakkan kaki kedua tersangka," ujarnya.
Kedua tersangka disergap di kawasan Desa Paloh Gadeng, Aceh Utara, Minggu, sekitar pukul 23.00 hingga pukul 24.00 WIB.
Bahkan, salah seorang dari tersangka itu sempat berupaya memberikan perlawanan dengan cara menembak. Namun pistol rakitan yang digunakan pelurunya macet. (Antara)
Berita Terkait
-
Kapuspen TNI: Pembubaran Massa di Aceh Persuasif dan Sesuai Hukum
-
TNI Bubarkan Aksi Bawa Bendera GAM di Aceh, Satu Orang Terciduk Bawa Pistol dan Rencong
-
Apresiasi Wali Kota Lhokseumawe: Mentan Amran Tanggap dan Cepat Bantu Masyarakat Aceh
-
Aceh Kembali Tampung Rohingya: Shelter Baru untuk 92 Imigran di Lhokseumawe
-
Jangan Ngaku Pernah ke Lhokseumawe Kalau Belum Cicipi 6 Kuliner Legendaris Ini
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing