Suara.com - Gubernur Jakarta Basuki Purnama kaget saat ditanya soal dana anggaran Rp200 juta di Pemda DKI untuk pemberantasan tikus di Gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Alih-alih menganggapnya serius, Ahok malah berguyon kalau dana itu untuk membeli kucing saat diminta responnya terkait adanya PNS DKI yang kena korban akibat keganasan tikus di Balai Kota
"Mosok, atau kita beli kucing aja yang banyak. Kita anggarkan buat beli kucing," kata Ahok sambil tertawa.
Seperti diberitakan, Bety, salah satu Kepala Sub Bagian di Biro Umum DKI Jakarta menjadi korban keganasan gigitan tikus di area kantor Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Kepala Biro Umum Agustino Darmawan menerangkan, Bety digigit tikus saat sedang bekerja tanpa mengenakan sepatu.
"Ibu Bety kakinya digigit. Siang-siang lagi duduk kerjain sesuatu kan kalau kepanasan buka sepatu. Nah jempolnya itu diliat sama tikus gede. Dia (Bety)ngak lihat ada tikus, terus berdarah digigit," kata Agustino.
Setelah menggigit Bety, tikus itu dikatakan Agustino tidak sempat ditangkap, lantaran sudah melarikan diri ke dalam lubang.
"Tikus kan bersarang dimana-mana, pembasmiannya gak bisa parsial-parsial, jadi saya pas disini bulan Februari 2014 saya juga kaget kok gedung gede gini banyak tikus. Saya gak tahu yang dulu kenapa ga dibasmi secara masif," ujar Agustino.
Berita Terkait
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
Racun Tikus di Makanan Bayi Geger di Austria, Publik Panik Hingga Penarikan Besar-besaran Produk
-
Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara