Suara.com - Sejumlah pengunjung Pekan Raya Jakarta (PRJ) atau Jakarta Fair di JIExpo Kemayoran Jakarta Pusat kaget dengan harga parkir kendaraan yang mahal. Namun PRJ tetap ramai.
PRJ Kemayoran dibuka sejak Jumat (29/5/2015) yang lalu. Banyak masyarakat yang berkunjung ke Jakarta Fair untuk berbelanja atau hanya sekadar berjalan-jalan dengan keluarga.
Hanya saja tak sedikit pengunjung yang datang mengeluhkan tentang biaya parkir kendaraan yang mahal. Seperti Ihlen Butarbutar. Dia mengaku kaget ketika memasuki area parkir motor, dan harus membayar Rp10 ribu.
"Iya saya kaget itu pas saya mau parkir motor di depan pintu masuk ada tulisan Rp10 ribu. Kok mahal banget ya? Padahal parkirannya ya begini doang, banyak pasir lagi bikin licin," kata Ihlen saat ditemui suara.com di Jakarta Fair, Selasa (2/6/2015).
Sementara pengunjung lainnya, Mario yang membawa mobil harus membayar Rp20 ribu untuk parkir. Menurutnya harga tersebut terlalu mahal.
"Ini mahal banget mba. Mobil itu Rp20 ribu persekali masuk. Terus kan di dalam disediakan bus wara-wiri. Saya pikir nggak bayar, tahunya bayar lagi. Ini katanya pesta rakyat kok malah nyekik rakyat," jelas dia.
Ihlen dan Mario mengaku pasrah dengan keadaan tersebut. Hal ini lantaran banyaknya biaya yang harus dikeluarkannya untuk menikmati Jakarta Fair yang menjadi ajang tahunan ini.
"Ya mau bagaimana lagi. Ini juga karena liburan saya ke sini sama keluarga. Tapi ya kalau parkir yang masuk akal sedikit lah, masa sampai Rp20 ribu, kan kebangetan. Jadi tahun depan harus lebih murah jangan nyekik gini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter
-
Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor
-
Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun
-
Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?