Suara.com - Penyebutan Blitar, Jawa Timur, sebagai tempat lahir Sukarno oleh Presiden Joko Widodo dalam sambutan saat menghadiri acara hari Pancasila menuai pro dan kontra.
Sejarawan Anhar Gonggong justru berpendapat bahwa pro dan kontra atas ‘keseleo’ lidah Jokowi bukanlah hal penting.
Menurut Anhar, bisa saja Jokowi membaca dari sumber yang berbeda soal di mana Bung Karno lahir.
"Kalau yang saya tahu beliau lahir di Surabaya, ya apakah saya benar? Belum tentu juga kan,” kata Anhar.
Anhar juga mengatakan, baginya lokasi Bung Karno lahir bukanlah hal penting, sebab yang terpenting adalah ide dan gagasan dari Bung Karno.
"Kalau saya begini, tidak ada urusan dengan tanggal atau tempat lahir, yang penting idenya, pikirannya, salah dikit biarlah. Kitamenghargai Bung Karno karena ide pikiran atau bukan tanggal dan tempat lahirnya,” kata Anhar.
Anhar juga mengatakan, jika yang dianggap kesalahan penyebutan itu akan berdampak pada ide dan gagasan Bung Karno tentang Pancasila dan Indonesia Menggugat, hal itu baru dianggap penting.
Namun jika tak berdampak apa-apa, menurut Anhar tak perlu dibesar-besarkan. (Wita Ayodhyaputri)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
-
Serangan AS-Israel Tewaskan Kepala Intelijen Garda Revolusi Iran Majid Khademi
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
Terkini
-
Prabowo Perintahkan Rebut Lahan Negara yang 'Dicaplok' Pihak Lain: Gunakan untuk Rumah Rakyat!
-
Artemis II Pecahkan Sejarah: Sisi Gelap Bulan Akhirnya Bisa Dilihat Manusia
-
Siapa Majid Khademi? Bos Intelijen Iran yang Gugur dalam Serangan AS dan Israel
-
Merasa Dizalimi, Kerry Cs Laporkan 4 Hakim Perkara Pertamina ke KY dan Bawas MA
-
Aktivis Pro Palestina Desak Malaysia Batasi Ekspor Rare Earth ke AS, Berpotensi Jadi Mesin Perang
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Kenapa Harga Plastik di Pasar Ikut Mahal?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Ojol Meningkat, Komnas Perempuan Soroti Soal Rekrutmen Driver
-
Tiga Saksi Biro Travel Diperiksa, KPK Dalami Keuntungan Ilegal Kuota Haji 2023-2024
-
Wamenkes Ungkap Penyebab 72 Siswa Keracunan MBG di Jaktim
-
KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Minta Maaf dan Lakukan Rekayasa Perjalanan Kereta