Suara.com - Penyebutan Blitar, Jawa Timur, sebagai tempat lahir Sukarno oleh Presiden Joko Widodo dalam sambutan saat menghadiri acara hari Pancasila menuai pro dan kontra.
Sejarawan Anhar Gonggong justru berpendapat bahwa pro dan kontra atas ‘keseleo’ lidah Jokowi bukanlah hal penting.
Menurut Anhar, bisa saja Jokowi membaca dari sumber yang berbeda soal di mana Bung Karno lahir.
"Kalau yang saya tahu beliau lahir di Surabaya, ya apakah saya benar? Belum tentu juga kan,” kata Anhar.
Anhar juga mengatakan, baginya lokasi Bung Karno lahir bukanlah hal penting, sebab yang terpenting adalah ide dan gagasan dari Bung Karno.
"Kalau saya begini, tidak ada urusan dengan tanggal atau tempat lahir, yang penting idenya, pikirannya, salah dikit biarlah. Kitamenghargai Bung Karno karena ide pikiran atau bukan tanggal dan tempat lahirnya,” kata Anhar.
Anhar juga mengatakan, jika yang dianggap kesalahan penyebutan itu akan berdampak pada ide dan gagasan Bung Karno tentang Pancasila dan Indonesia Menggugat, hal itu baru dianggap penting.
Namun jika tak berdampak apa-apa, menurut Anhar tak perlu dibesar-besarkan. (Wita Ayodhyaputri)
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kronologi Begal Kertapati: 2 Pelaku Bawa Parang, Kejar Korban hingga Berujung Maut
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif