Suara.com - Mohammad Nazir, 42, tak kuasa merawat keenam anaknya yang lumpuh. Lantaran itu, dia menyurati Presiden India Pranab Mukherjee agar diizinkan membunuh seluruh anaknya.
Nazir mengatakan bahwa seluruh anaknya sehat saat dilahirkan. Namun, seiring bertambahnya usia, mereka menderita penyakit saraf langka yang disebut Canavan,
Penyakit itu membuat anak Nazir kejang dan akhirnya lumpuh. Tak lagi dapat berdiri, apalagi berjalan sendiri.
"Izinkan saya untuk membunuh anak saya. Ini sangat melelahkan, saya juga tak punya uang untuk mengobati mereka," kata Nazir.
"Saya juga tidak tega melihat penderitaan anak-anak saya, karena saya tidak berdaya membantu mereka," lanjut Nazir.
Keinginan Nazir didukung oleh istrinya, Tabassum, 36. "Saya juga telah kehilangan harapan. Anak-anak saya setiap hari makin menderita," katanya.
"Jika keinginan kami ditolak, kami berharap Presiden memberikan bantuan keuangan untuk pengobatan anak-anak kami," lanjutnya.
Sejauh ini, Presiden India, belum memberikan respon atas permintaan Nazir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Warga Jakarta Kini Wajib Pilah Sampah dari Rumah, Bagaimana Aturan dan Caranya?
-
Kasus Kekerasan Seksual di Depok Meningkat, Wakil Wali Kota Ungkap Fakta di Baliknya
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Geger Kabar Syekh Ahmad Al Misry Ditangkap, Polri: Tersangka Masih Sembunyi di Mesir
-
Demo Depan KPK, GMNI DKI Desak Usut Dugaan Mega Korupsi Rp 112 Triliun di Proyek KDMP
-
Kementerian PKP dan KPK Sinkronkan Aturan Baru Program BSPS untuk Rakyat
-
4 Anggota BAIS Penyiram Air Keras Ngaku Salah, Siap Minta Maaf Langsung ke Andrie Yunus
-
Ahmad Rizal Ramdhani, Dari Korps Zeni Menuju Penguatan Ketahanan Pangan Nasional
-
Diplomasi Dudung Abdurachman dengan Dubes Saudi: Ada Undangan Resmi untuk Prabowo Haji Tahun 2027
-
Senyum-senyum Donald Trump Tiba di Beijing Disambut Nyanyian 300 Remaja China