News / Nasional
Sabtu, 06 Juni 2015 | 11:00 WIB
Megawati Soekarnoputri di lokasi Kongres IV PDI Perjuangan di Sanur, Bali, Rabu (8/4/2015). [Suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - PDI Perjuangan diyakini bernasib seperti Golkar dan PPP bila tak lagi dipimpin Megawati Sukarnoputri.  Sebab, PDIP masih memerlukan sosok pemimpin yang kharismatik seperti Megawati. 

Demikian dikatakan oleh Guru Besar Universitas Pertahanan, Institut Peradaban, Salim Said diskusi SmartFM di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6/2015).

"Sosok Megawati di PDIP meneruskan karismatik Bung Karno yang penuh wibawa dalam memimpin  PDIP," katanya.

"Kalau tidak dipimpin Megawati PDIP akan pecah," ujarnya.

Menurut Salim, pecahnya Golkar dan PPP disebabkan tak ada pemimpin di kedua partai tersebut yang bisa dipercaya.  Bahkan Said menyebut perpecahan kedua parpol tersebut seperti amoeba.

"Golkar pecah, PPP pecah, ini penyakit Partai yang seperti penyakit amoeba, penyakit yang suka membelah-belah karena sosok pemimpin," kata Salim.

Tag

Load More