Suara.com - Pasangan andalan Indonesia di ganda putra, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, akhirnya harus terhenti langkahnya di BCA Indonesia Open 2015. Bermain di semifinal melawan pasangan Cina, Fu Haifeng/Zhang Nan, Ahsan/Hendra kalah dengan skor akhitr 20-22, 21-18 dan 15-21.
Tampak kesulitan menghadapi lawan yang merupakan unggulan ke-8, Ahsan/Hendra yang adalah unggulan ke-3 di ajang ini, sebenarnya sempat memberikan harapan menang di game pertama. Meski perolehan poin berlangsung ketat, mereka sempat meraih game point pada kedudukan 20-19.
Sayangnya, permainan Fu/Zhang pada poin-poin kritis itu justru mampu membalikkan keadaan. Mereka malah berbalik unggul, dan menyudahi game pertama ini dengan skor 22-20.
Meski harus menyerahkan game pertama kepada lawan, Ahsan/Hendra tidak menyerah. Mereka pun berusaha tampil lebih baik di game kedua, hingga terbukti beberapa kali mampu meraih keunggulan angka.
Tapi laga game kedua ini pun tidak mudah, karena kejar-kejaran angka masih terus terjadi, bahkan sampai Ahsan/Hendra memimpin di poin 19. Namun mereka akhirnya mampu merebut game ini dengan skor 21-18.
Game ketiga yang menjadi momen penentuan, sayangnya dilalui Ahsan/Hendra dengan sejumlah besar kesalahan sendiri. Setelah kerap tertinggal dalam perolehan angka sampai 14-17, ganda Indonesia itu pun akhirnya terhenti langkahnya di kedudukan 15-21.
Hasil ini menjadikan Indonesia sebagai tuan rumah hanya mampu menempatkan satu wakil di final besok, yakni ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari. Usai menang hari ini atas pasangan Cina, Yu Yang/Zhong Qianxin, besok mereka akan menghadapi pasangan Cina lainnya yaitu unggulan ke-8 Tang Jinhua/Tian Qing.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil