Suara.com - Dinas Tata Kota Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat, menargetkan pembongkaran terhadap 320 bangunan liar yang dianggap menyalahi aturan karena menempati lahan milik pemerintah.
"Agenda pembongkaran itu kita upayakan berjalan pada Juni 2015 ini," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pengawasan Bangunan Dinas Tata Kota Pemkot Bekasi Nurdin Manurung di Bekasi, Jumat (12/6/2015).
Menurut dia, bangunan liar itu saat ini tersebar di sejumlah kawasan, di antaranya Kelurahan Kayuringin Kecamatan Bekasi Selatan, Kelurahan Bekasijaya Kecamatan Bekasi Timur, dan Kecamatan Pondokmelati.
Menurut Nurdin, bangunan liar itu ada yang berbentuk rumah tinggal, tempat usaha, pos organisasi masyarakat, hingga tempat hiburan.
"Kami sudah memberikan tiga kali surat peringatan kepada mereka agar mengosongkan tempat tersebut, namun hingga batas waktu yang ditentukan, mereka belum juga mematuhinya," katanya.
Upaya penertiban serupa juga telah dilakukan pihaknya terhadap ratusan bangunan liar di Perumahan Harapan Indah, Kelurahan Pejuang, Medan Satria Kota Bekasi pada pekan ini.
"Ini merupakan bagian dari upaya kami menegakkan aturan daerah serta mewujudkan tertib domisili," katanya.
Nurdin mengatakan, kegiatan pembongkaran itu juga dilakukan pihaknya dengan berkoordinasi bersama kepolisian setempat.
"Kepolisian dan Satpol PP yang akan melakukan eksekusi bangunan liar di lapangan," tutup dia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya