Suara.com - Kapolda Jawa Barat Inspektur Jenderal Mochgiyarto mengimbau kepada pengendara kendaraan bermotor yang melintas tol Cikopo-Palimanan agar ekstra waspada dan hati-hati terutama fisik pengemudi mengingat tempat istirahat yang tersedia hanya ada empat.
"Mengingat tol ini masih baru maka jumlah tempat istirahat atau rest area masih sedikit, sehingga pengemudi kalau ngantuk agak sulit untuk istirahat," kata Mochgiyarto di Kalijati, Subang, Jawa Barat, Minggu (14/6/2015.
Hal tersebut disampaikan Kapolda seusai menghadiri beroperasinya empat stasiun pengisian bahan bakar umum di jalan tol baru Cikopo-Palimanan.
Hadir dalam acara itu, antara lain Direktur Pemasaran dan Niaga PT. Pertamina Ahmad Bambang serta Kakorlantas Inspektur Jenderal Condro Kirono.
Menurutnya, tol Cipali sepanjang 116,75 kilometer yang juga merupakan tol terpanjang di Indonesia tersebut, saat ini hanya memiliki empat tempat istirahat, yakni di kilometer 102 dan kilometer 166 untuk arah Palimanan, dan tempat istirahat kilometer 101 dan kilometer 164 untuk arah Cikopo.
"Dengan jarak tol sepanjang itu maka untuk jarak 60 kilometer, baru ada tempat istirahat. Padahal idealnya di tol setiap 20 hingga 30 kilometer harus ada tempat istirahat bagi pengemudi," katanya.
Dikatakan, dengan jarak tempuh yang panjang tersebut maka fisik pengemudi sangat berpotensi lelah, apalagi sebelumnya telah menempuh perjalanan jauh.
Dia mengharapkan ke depan jumlah tempat istirahat bisa ditambah untuk setiap 20 hingga 30 kilometer, sehingga pengemudi bisa istirahat dan tidak membahayakan jiwa dirinya dan pengguna jalan lainnya.
Ahmad Bambang mengakui bahwa idealnya jalan tol memang setiap 20-30 kilometer sudah tersedia tempat istirahat sekaligus ada stasiun pengisian bahan bakar umum.
"Ke depannya jalan tol ini pasti akan ramai sehingga akan ada investor yang mendirikan tempat istirahat," katanya.
Dari pantauan, walaupun jalan tol tersebut sudah mulai beroperasi pada pukul 00.00 WIB Minggu (14/6/2015), tapi pengendara harus waspada mengingat pembangunan dan perbaikan jalan tol belum rampung 100 persen.
Masih ada timbunan batu koral dan tanah di bahu jalan yang jika tidak diwaspadai bisa membahayakan pengendara.
Selain itu jalan tol yang hanya tersedia dua jalur berpotensi menimbulkan kemacetan, jika ada kendaraan yang mogok atau kemacetan.
Marka jalan juga belum seluruhnya selesai terpasang sehingga pengemudi harus hati-hati terutama saat mengemudi pada malam hari. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
Terkini
-
Parkir Cawang Tak Dilarang Total, Sudinhub: Kami Tindak yang Bandel!
-
Bukan Merendahkan, Wamenaker Ungkap Alasan Batasi Aturan Outsourcing di 4 Jenis Pekerjaan
-
Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan
-
Muktamar PBNU dan Gertakan Cak Imin: Siapa yang Dianggap 'Main-main'?
-
Hotel Sultan Bakal Dirobohkan! Prabowo Ingin Bangun Ikon Baru Berstandar Internasional
-
OPSI Desak Pemerintah Awasi Karir Hub, Cegah Perusahaan Manipulasi Loker Demi KPI HRD
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Usut Aliran Uang Pemerasan! KPK Perpanjang Penahanan Silmy Karim 40 Hari
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan