Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) memastikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI tidak akan memberi ampun dan izin kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kembali mencoba mengais rezeki di bahu jalan. Hal itu termasuk pada saat menjelang puasa Ramadan, hingga Lebaran atau hari raya Idul Fitri mendatang.
"Siapa pun yang minta dispensasi (untuk dagang di pinggir jalan), tidak kita kasih. Jangan mentang-mentang mau Lebaran jadi alasan," ujar Ahok, di Balai Kota DKI Jalarta, Senin (15/6/2015).
Menurut Ahok pula, momen menjelang Lebaran akan dimanfaatkan Pemprov DKI untuk bisa menata para PKL yang berjualan di bahu jalan, agar mau masuk ke toko yang telah disediakan, salah satunya yakni Pasar Blok G Tanah Abang.
"Justru saat puasa, Lebaran, orang terpaksa mau beli. Jadi kita paksa orang (PKL) untuk naik ke toko," kata Ahok.
Ahok kembali menegaskan, pihaknya tidak akan memberikan toleransi, apabila ada PKL yang terjaring razia oleh petugas dan barang dagangannya disita.
"Kamu nggak boleh turun (jualan lagi di bahu jalan). Kita sita barang Anda jika terus maksa jualan di jalan," tegas Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Partai Buruh Kritik Sistem Pemilu Berbiaya Tinggi: Hanya Pemilik Modal dan Massa Besar yang Bertahan
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai