Suara.com - Polisi meringkus enam tersangka kasus peredaran sabu di Jakarta. Mereka merupakan jaringan pengedar Guangzhou, Cina. Mereka ditangkap di sejumlah tempat, Hotel Mercure, Ancol (Jakarta Utara), kemudian Tebet Barat I (Jakarta Selatan), di Tanah Tinggi (Jakarta Pusat), Jalan Parangtritis 129, dan rumah kos di Jalan Karet Pasar Baru, Tanah Abang (Jakarta Pusat).
Dari keenam tersangka, dua orang orang di antaranya negara Nigeria, empat orang lainnya warga Indonesia yang berperan sebagai kurir sekaligus pacar.
Direktur Reserse Narkoba Komisaris Besar Eko Daniyanto mengatakan barang bukti yang disita seberat 70,3 kilogram sabu. Barang haram tersebut disembunyikan di dalam alat pijat refleksi dan di tas perempuan.
"Sabu tersebut bisa masuk ke Indonesia melalui jalur laut. Sabu tersebut disembunyikan di dalam alat pijat refleksi, di permukaan tas, dan di dalam sepatu rajut," kata Eko kepada wartawan, Selasa (23/6/2015).
Polisi mengaku mengaku sejak 2013 memburu tersangka asal Nigeria berinisial MR (22). Dia merupakan pimpinan komplotan dan sudah lama mengedarkan narkoba di Indonesia. Sedangkan teman MR, OK, berperan sebagai pengendali peredaran.
Saat ini, polisi masih mengejar dua orang Nigeria berinisial D.J dan EK. EK diduga koordinator komplotan. Sedangkan D.J ketua jaringan. Keduanya diperkirakan sedang bersembunyi di Malaysia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Halmahera Tengah Membara, Wagub Malut dan Petinggi TNI-Polri Turun Tangan Redam Bentrok Antarwarga
-
Tragedi Maut di Proyek TB Simatupang: Niat Menolong Berujung Petaka, 4 Pekerja Tewas
-
Plt Ketum PPAD Komaruddin: Purnawirawan TNI AD Harus Jadi Perekat Persatuan, Tak Mudah Terprovokasi
-
KPK Wanti-wanti Investasi Rp6,74 Triliun di Kawasan Industri, Ini Titik Rawan yang Disorot
-
BPKP Tegaskan Kerugian Rp1,5 T Kasus Korupsi Chromebook Nyata, Ini Penjelasannya
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
Tragedi Maut di Basement TB Simatupang: Niat Tolong Rekan, 4 Pekerja Tewas Terjebak Gas Beracun
-
Kecelakaan Maut di Kalideres: Ani Maryati Meninggal Dunia Usai Tersenggol Iring-iring Truk TNI
-
Bukan Sekadar Isu! Said Didu Bongkar Alasan JK Khawatir Indonesia Chaos Juli-Agustus Mendatang
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak