Suara.com - Kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menggantung dengan tali dua orang remaja karena kedapatan tidak berpuasa di Bulan Ramadan, demikian dilaporkan organisasi pemantau hak asasi manusia Suriah (SOHR).
Gantung yang dimaksud di sini bukan hukuman mati di tiang gantungan. Kedua bocah itu dihukum dengan cara tangan mereka diikat dan digantung pada sebuah kayu palang di hadapan warga desa.
"Warga di desa Mayadeen, Provinsi Deir Ezzor melaporkan bahwa ISIS menggantung dua bocah berusia di bawah 18 tahun pada sebuah kayu palang dekat kantor polisi ISIS," kata Rami Abdel Rahman dari SOHR, seperti dikutip The Guardian.
"Tangan mereka diikat menggunakan tali sejak siang dan masih tergantung di situ hingga petang," jelas dia, "Mereka tampaknya dihukum karena kedapatan sedang makan."
Pada tubuh kedua anak itu tertempel poster bertuliskan, "Mereka membatalkan puasa tanpa alasan jelas."
ISIS memang dikenal kejam dalam menjatuhkan hukuman terhadap warga sipil. Beberapa orang yang dituding sebagai homoseksual dihukum mati dengan dijatuhkan dari gedung tinggi, sementara orang yang tertangkap berternak burung merpati dicambuk, bahkan dibunuh.
Berita Terkait
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Bayar Utang Ramadan, Lengkap dengan Hukumnya Jika Digabung
-
Bacaan Niat Puasa Syawal, Apakah Harus Dilakukan Berurutan?
-
Niat Puasa Ganti Ramadan, Bolehkah Dilakukan dengan Syawal?
-
Puasa Syawal 2026 Sampai Tanggal Berapa? Simak Jadwal Versi Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Hukum Puasa Syawal tapi Masih Punya Utang Puasa Ramadhan
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi