Suara.com - Anggota Komisi XI dari Partai Nasdem Jhony G Plate mengungkapkan petisi online dari masyarakat Indonesia yang menolak dana aspirasi sudah terkumpul sebanyak 13 ribu orang.
"Petisi online dari masyarakat yang menolak dana aspirasi dari pagi tadi sampai sekarang sudah terkumpul sebanyak 13 ribu," ujar Jhony pada rapat paripurna DPR di gedung Nusantara II, Selasa (23/6/2015).
Dana aspirasi atau UP2DP saat ini tengah menjadi polemik di masyarakat karena kegunaan dan urgensinya yang dirasa belum perlu.
Anggota Komisi XI dari Fraksi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno juga mengatakan hal yang sama. Menurutnya tugas yang diemban DPR lebih penting menyangkut masyarakat daripada sekedar mengurus dana aspirasi.
"Ada tugas dari DPR yang lebih penting dan dalam dari hanya mengurus dana aspirasi. Dan saya juga ingatkan bahwa DPR itu wakil rakyat bukan wakil daerah, rakyat di sini yakni rakyat Indonesia secara keseluruhan," ujarnya.
Interupsi mengenai dana aspirasi terjadi setelah ketua tim mekanisme penyampaian hak mengusulkan dan memperjuangkan program pembangunan daerah pemilihan, Taufik Kurniawan, menyampaikan laporan.
Seperti diketahui, siang tadi, DPR telah menerima usulan Program Pembangunan Daerah Pemilihan, yang meliputi penganggaran dana untuk pembangunan daerah pemilihan yang disebut dana aspirasi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Prabowo Didesak Evaluasi KDKMP, Dinilai Menyimpang dari Semangat Koperasi
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Perkuat Sinergi, Buka Jalan Pendidikan bagi Putra-Putri Daerah
-
PTBA Dukung Pengungkapan Tambang Batubara Ilegal di Muara Enim, 11 Tersangka Ditangkap
-
KPK Tindak Lanjuti Laporan Dugaan Korupsi Gubernur Jambi dan Bupati Tebo
-
Ahli Ekonomi UGM di Sidang PTUN: ART Indonesia-AS Bukan Sekadar Soal Tarif
-
Mega Korupsi Jampidsus Ganggu Ekonomi Nasional dan Kepercayaan Investor
-
Gianni Infantino Dilaporkan ke IOC Buntut Kontroversi Penangguhan Kartu Merah Balogun
-
Bank Jambi Dibobol, Dana Rp144,82 Miliar Diduga Dicuci Lewat Kripto
-
Warga Jakbar Siap-siap! Aliran Air PAM Mati 6 Hari Mulai 17 Juli, Ini Daftar Wilayahnya
-
100 Hektare Hutan Mangrove di Rokan Hilir Dirusak, Disulap Jadi Lahan Perkebunan