Suara.com - Seekor hiu langka tertangkap di Portland, di barat daya Australia. Hiu itu berjenis hiu basking.
Hal lain yang membuat langka adalah hiu basking yang tertangkap mencapai panjang 6,3 meter. Penangkapan terakhir hiu ini di lakukan di Lakes Entrance di negara bagian Victoria tahun 1930.
ABC Australia melaporkan, Selasa (23/6/2015), Museum Victoria menyatakan ini hanya ketiga kalinya hiu seperti ini itu terlihat di wilayah tersebut dalam lebih dari 160 tahun terakhir.
Sebagai spesies ikan terbesar kedua di dunia setelah hiu paus, hiu basking berburu makanan dengan lembut. Dia berenang di perairan hangat. Jika sudah dewasa, hiu itu bisa mencapai panjang 12 meter.
Para peneliti sangat antusias untuk meneliti hiu jantan seberat 2 ton yang tertangkap itu. Mereka melakukan pengukuran dan mengumpulkan sampel untuk membangun model peredaran hiu yang jika berburu makanan membuka mulutnya selebar-lebarnya.
"Ini pertemuan yang jarang dan dapat memberikan banyak potongan-potongan yang hilang dari pengetahuan. Ini juga membantu konservasi," kata Martin Gomon, kurator senior Museum Victoria dari ilmu pengetahuan tentang ikan.
Hiu basking memakan plankton. Hiu ini menjadi buruan kana harganya yang mahal. Terutama dalam bisnis sirip ikan hiu senilai multi-juta dolar.
Saat ini hiu itu dilindungi di beberapa wilayah perairan di bawah undang-undang Uni Eropa, Inggris dan internasional. Meskipun perdagangan ilegal dan perburuan terus berlangsung. (CNN)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan
-
Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir
-
Ketua DPD Golkar DKI Sebut Jakarta Darurat Sampah, Warga Diminta Mulai Bergerak dari Rumah
-
Prabowo Genjot Ekonomi Biru, Nelayan Disiapkan Jadi Kekuatan Baru Indonesia
-
Terungkap! Ratusan WNA Operator Judi Online di Hayam Wuruk Ternyata Direkrut 'Veteran Kamboja'
-
Menuju Target Nasional Pengurangan Sampah 2029, Ini Kebiasaan yang Harus Digencarkan di Rumah