Suara.com - Kehadiran hiu sepanjang lima meter, seberat 1.700 kilogram, pada Rabu (14/1/2015), memaksa pihak berwenang menutup semua pantai di kawasan New Castle, Pantai Timur Australia, untuk satu pekan ke depan. Di kawasan tersebut, hiu dilaporkan tengah berburu mangsa. Dikhawatirkan manusia bakal disantap jika tetap nekat beraktivitas di area pantai.
Penjaga pantai mengatakan bahwa kemunculan hiu di areanya adalah yang pertama kali terjadi. "Selama ini tidak ada catatan penampakkan hiu di sekitar pantai New Castle," katanya seperti dikutip dari Antara, Kamis (15/1/2015).
"Yang jelas hiu tidak aman untuk peselancar di laut. Sebab hiu dikenal bergerak di jalur selancar memburu korbannya," ujarnya.
Inspektur pantai menambahkan bahwa hiu dengan ukuran sebesar itu dapat menyabik orang hingga terbelah dua. "Jadi kami akan terus menutup pantai sampai kondisi dinyatakan aman," ujarnya.
"Hiu tidak biasa memakan manusia, tapi serangan bisa saja terjadi," ujarnya.
"Hiu terakhir terlihat di daerah pantai sepanjang tujuh mil," lanjutnya.
Lebih lanjut dia meduga kondisi udara yang hangat dan mendung, ditambah dengan kegiatan di laut menjadi penyebab kehadiran hiu di kawasan pantai.
"Kami meminta setiap orang bekerja sama dengan tidak turun ke laut. Kami akan tutup pantai sampai hiu telah meninggalkan perairan di daerah ini," dia menegaskan kembali.
Tag
Berita Terkait
-
Mengandung Racun Berbahaya, Inilah 7 Daftar Ikan Laut yang Tidak Aman Dikonsumsi
-
Apakah Ikan Hiu Boleh Dikonsumsi? Jadi Lauk MBG yang Bikin Puluhan Siswa Keracunan
-
Imbas Siswa Keracunan Ikan Hiu MBG, Meme 'Hiu Goreng' Banjiri Linimasa X
-
Kenali Tanda Keracunan Toksin pada Ikan Hiu, Terjadi di SD Ketapang Akibat Makan Menu MBG
-
Keracunan Massal Akibat Menu MBG Ikan Hiu Goreng, Bahaya Tersembunyi di Balik Daging Laut
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan