Suara.com - Wakil Ketua Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Aria Bima mengatakan partainya tidak bisa mengganggu Presiden Joko Widodo dalam menentukan menteri mana saja yang akan masuk daftar perombakan kabinet.
"Reshuffle itu hak prerogatif dari Presiden, jadi partai tidak dapat mengganggu gugat keputusan beliau," ujar Aria kepada wartawan di gedung Nusantara II, Kamis (25/6/2015).
Namun, ia tidak memungkiri jika sebagai partai pengusung Jokowi, PDI Perjuangan bisa memberikan saran.
"Ya sebagai partai pengusung, PDI Perjuangan juga memberikan saran, tapi hanya sebatas saran, bukan keputusan," katanya.
Saat ditanya mengenai rapor Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang dianggap banyak kalangan masih buruk, Aria ia tidak memungkiri.
Namun, ketika ditanya apakah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian akan diganti, Aria tidak mau menjawab lebih lanjut.
"Kalau dilihat by product ya kita bisa lihat sendiri perekonomian kita sekarang. Namun, saya tidak mau berkomentar dan tidak tahu bagaimana langkah presiden selanjutnya," kata Aria.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
Terkini
-
Deg-degan, Diaspora di Jepang Berhasil Dapat Tanda Tangan Prabowo
-
Malaysia Sita Kapal Indonesia Rp 6,6 Miliar, 12 WNI Ditangkap
-
Sampah Menggunung 6 Meter di Pasar Induk Kramat Jati, Bau Menyengat Ganggu Aktivitas
-
Prabowo Kunjungan Kerja ke Jepang, Diaspora Sebut Momentum Emas Produk UMKM Tembus Pasar Global!
-
ANALISIS: Donald Trump Makin Terpojok karena Ulah Sendiri, Perang Iran Akan Berakhir?
-
DKI Siap Jalankan PP Tunas, Pramono Anung Soroti Bahaya Konten Digital bagi Anak
-
Studi: Pasar Karbon Dinilai Belum Efektif Lindungi Keanekaragaman Hayati, Mengapa?
-
Detik-detik Prajurit TNI Gugur di Perang Timur Tengah
-
Pengamat Politik UMY: Polemik Ijazah Jokowi Hanya Buang Energi di Tengah Ancaman Krisis Ekonomi
-
Habis Selat Hormuz, Gerbang Laut Merah Selat Bab Al Mandab Bakal Diblokir Sekutu Iran