Suara.com - Banyak jalan yang bisa dipilih seorang penjahat untuk menutupi kejahatannya. Dalam kasus pembunuhan, seorang pelaku biasanya berupaya sedemikian rupa untuk menyembunyikan korban, sekaligus alat pembunuh maupun jejak lain yang bisa tercium oleh polisi.
Dalam kasus pembunuhan Engeline Margriet Magawe (Angelien), pelaku menyembunyikan mayat Angeline dengan cara menguburkannya. Menurut polisi, si pelaku memendam tubuh gadis kecil itu di galian tanah dekat kandang ayam rumah ibu angkatnya. Tanah urukannya juga merupakan tanah dari tempat pembuangan kotoran ayam.
Mengubur di tanah tak selalu jadi pilihan pertama bagi para pembunuh untuk menghilangkan jejak kejahatannya. Dalam beberapa kasus, para pelaku mencari tempat lain yang bisa dibilang tak lazim untuk menyembunyikan mayat korbannya.
Berikut ini 5 tempat tak biasa yang dijadikan lokasi menyembunyikan mayat oleh para pembunuh.
Tangki air
Mayat seorang model cantik ditemukan di dalam tangki penampungan air di sebuah apartemen Mexico City, Meksiko, bulan Januari silam. Mayat Carmen Yarira Noriega Esparza ditemukan dalam keadaan mengenaskan setelah penghuni apartemen merasakan keanehan pada air yang mereka minum.
Berdasarkan hasil uji forensik, diketahui bahwa model yang juga mahasiswi psikologi itu sudah berada dalam tangki air selama satu tahun. Diduga, kematian Carmen ada kaitannya dengan cinta segitiga si model dengan seorang pengusaha dan seorang pengacara.
Selanjutnya: tempat yang mungkin tak pernah Anda pikirkan sebelumnya.
Drum berisi adukan semen
Tubuh perempuan bernama Theresa DeKeyzer ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam semen yang ditempatkan dalam sebuah drum.
Menurut keterangan penyelidik kepolisian, mayat Theresa dibenamkan dalam adonan semen di sebuah drum berkapasitas 208 liter.
Polisi menggunakan perlengkapan pemindai sinar-x untuk mencari tahu apa yang ada di dalam drum tersebut. Menurut mereka, butuh waktu lebih dari empat jam untuk mengeluarkan mayat itu dari dalam drum. Pekerjaan itu menelan waktu lama karena mereka berhati-hati agar mayat bisa dievakuasi dalam keadaan utuh.
Perempuan berusia 22 tahun itu hilang sejak 16 Juni lalu. Kekasih Theresa, Scott Wobbe, adalah orang terakhir yang melihatnya dalam keadaan hidup. Wobbe mengaku mengantar Theresa di sebuah tempat yang berjarak empat blok dari rumahnya.
Selanjutnya: istri sembunyikan jenazah suami 7 tahun di tempat ini.
Kotak plastik
Seorang perempuan bernama Loretta Doyle membunuh suaminya lalu menyimpan mayatnya dalam kotak plastik selama tujuh tahun.
Awalnya, Loretta mengaku sang suami pergi meninggalkannya dan hidup dengan perempuan yang lebih muda.
Namun, setelah melakukan penggeledahan, polisi menemukan dua kotak plastik berisi potongan tubuh Daniel Burroughs, sang suami, di dalamnya. Kedua kotak tersebut disimpan Loretta di toilet rumahnya.
Selanjutnya: mayat seorang anak membusuk dalam tempat ini.
Lemari es
Siapa sangka, lemari es juga jadi salah satu pilihan bagi seorang pembunuh untuk menyembunyikan mayat korbannya. Contohnya adalah yang dilakukan ibu asal Hyogo, Jepang ini.
Ia menyembunyikan mayat anaknya sendiri di dalam lemari es. Mayat bocah berusia 4 tahun itu diketahui sudah dua tahun berada di dalam lemari es.
Diduga, si bocah tewas akibat perlakuan kasar orangtuanya. Ia meninggal setelah disekap dengan pakaian tebal.
Selanjutnya: lelaki sembunyikan mayat istri selama 23 tahun di tempat ini tanpa ketahuan.
Drum oli
Tempat menyembunyikan mayat bisa di mana saja. Seorang ekspatriat Inggris yang tinggal di Australia ini memilih drum oli untuk menyembunyikan mayat istrinya.
Frederick Boyle mengaku menemukan tubuh istrinya, Edwina dalam keadaan sudah tidak bernyawa di atas tempat tidur pada tahun 1983. Panik karena takut dituduh membunuh, ia menyembunyikan jenazah istrinya dalam drum oli.
Jenazah Edwina baru ditemukan 23 tahun kemudian oleh seorang menantu Frederick yang sedang bersih-bersih rumah. Mayat perempuan itu dipendam dalam tumpukan semen di dalam drum oli tersebut.
Berita Terkait
-
4 Inspirasi OOTD Pakai Kemeja ala Yoriko Angeline, Simpel tapi Chic!
-
Bukan Horor, Film 'Pesugihan Sate Gagak' Malah Jadi Ajang Tahan Tawa Yoriko Angeline
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Pacar saat Ditanya Kriteria Istri Idaman
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Angeline Valesques Saat Bahas Kriteria Istri Idaman, Beneran Putus?
-
2 Kali Gagal, Okan Kornelius Siap Nikah Lagi, Bisnis Bareng Pacar Jadi Bukti Keseriusan
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Demi Wujudkan Kesejahteraan, Wamendagri Ribka Minta Papua Dukung Asta Cita Presiden
-
Dosen Diduga Terlibat Kasus Daycare Little Aresha, Begini Respons UGM
-
Wamendagri Wiyagus: Perkuat Peran Damkar, Satpol PP dan Satlinmas untuk Lindungi Masyarakat
-
Prabowo Kumpulkan 1.500 Komandan Satuan TNI di Bogor: Kobarkan Semangat Maju Tak Gentar
-
Respons Pratikno Soal Kasus Daycare Aceh: Ada Proses Hukum, Trauma Healing hingga Penutupan
-
Ketum Posyandu Tri Tito Karnavian Dorong Pemulihan Warga Huntara Aceh Utara: Bansos dan Senam Sehat
-
Marak Kasus Kekerasan Anak, Menko PMK Instruksikan Pemda Audit Seluruh Daycare
-
Tak Ikut di Monas, Perisai dan GMNI: May Day Itu Bentuknya Harus Perlawanan, Bukan Lagi Pesta Pora
-
3 WNI Diciduk di Makkah Terkait Haji Ilegal, Ada Petugas yang Terlibat?
-
Butuh 2 Abad Samai Harta Prabowo, Perempuan Mahardika: Buruh Mustahil Sejahtera di Sistem Oligarki!