Suara.com - Meksiko dikabarkan tidak akan mengirimkan kontestan ke ajang pemilihan ratu kecantikan Miss Universe tahun ini. Keputusan ini diambil Meksiko setelah Donald Trump, pengusaha kaya Amerika Serikat yang memiliki sebagian saham Miss Universe, dinilai melontarkan komentar bernada hinaan terhadap orang Meksiko.
Berita itu disampaikan dalam sebuah acara yang ditayangkan Televisa, salah satu televisi Meksiko. Televisa, bekerja sama dengan mantan Miss Universe Lupita Jones adalah pihak yang menggelar kontes kecantikan guna memilih wakil Meksiko di ajang Miss Universe.
"Untuk Televisa, segala jenis hubungan komersial dengan kontes kecantikan Miss Universe dan dengan perusahaan yang termasuk organisasi Trump tidak lagi bisa diterima," kata Telelvisa dalam sebuah pernyataannya.
Empat hari sebelumnya, Univision, televisi berbahasa Prancis yang dimiliki sebagian sahamnya oleh Televisa, sudah terlebih dahulu mengambil langkah. Mereka memutuskan tidak akan menayangkan kontes Miss USA pada 12 Juli mendatang dan memutuskan hubungan dengan organisasi Miss Universe.
Tak cuma Televisa, televisi Amerika Serikat NBC juga memutuskan untuk tidak lagi menayangkan acara pemilihan ratu kecantikan itu setelah Trump menyebut migram dari Meksiko adalah pengedar obat terlarang dan pemerkosa.
Komentar miring itu disampaikan Trump saat dirinya mengumumkan bakal mencalonkan diri sebagai salah satu kandidat Presiden dari Partai Republik. (Reuters)
Berita Terkait
-
7 Fakta Menarik Fatima Bosch, Pemenang Miss Universe 2025 Asal Meksiko
-
Perjalanan Fatima Bosch Jadi Miss Universe 2025: Walkout karena Dihina 'Bodoh'
-
Selamat! Fatima Bosch Juara Miss Universe 2025, Momen Bersejarah untuk Meksiko
-
6 Kontroversi Miss Universe 2025 yang Menggemparkan Ajang Kecantikan Dunia
-
Profil Melanie Shiraz, Miss Israel 2025 yang Jadi Sorotan karena Tatapan ke Miss Palestina
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Diduga Demi Kejar 'Cuan' Bisnis, Anak Usaha Kemenkeu Nekat Suap Ketua PN Depok Terkait Lahan Tapos
-
Kapolres Tangsel Laporkan Gratifikasi iPhone 17 Pro Max ke KPK, Kini Disita Jadi Milik Negara
-
Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Obat Keras, 21 Ribu Butir Disita dari Dua Lokasi
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta