Suara.com - Kepala Staf TNI AU Marsekal Agus Supriyatna menyebutkan 113 orang yang berada di pesawat Hercules C-130 tipe Alfa nomor registrasi 1310 yang jatuh di dekat pemukiman penduduk Jalan Jamin Ginting, Simpang Kuala, Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015) jam 11.48 WIB, meninggal dunia.
“Di sana (dalam) ada 12 kru (prajurit TNI) dan 101 penumpang. Semua nggak ada yang selamat,” kata Agus, Selasa (30/6/2015).
Mayoritas korban dievakuasi ke RSUP Adam Malik, Medan. Sebanyak 23 jasad sudah berhasil diidentifikasi dokter.
Agus menjelaskan beberapa menit setelah pesawat yang terbang dari Lapangan Udara Soewondo, Medan, itu pilot hendak melakukan kembali ke pangkalan karena ada masalah di pesawat.
Anggota Komisi I DPR TB. Hasanuddin menilai pesawat Hercules tipe Alfa 1310 yang jatuh merupakan pesawat tua.
Ia menyebut pesawat tersebut diproduksi tahun 1954 di Amerika Serikat dan sudah beberapa kali ganti mesin di Singapura. Pesawat ini merupakan tipe short pendek dan bagian dari skuadron di Malang.
"Ini menunjukkan alat-alat angkut pesawat terbang angkatan udara kita harus direnovasi," kata Simatupang di sela-sela fit and proper test calon Kepala BIN Sutiyoso di Komisi I DPR.
"Dan memang ini sudah uzur, sudah waktunya diganti, ada batas umurnya," politisi PDI Perjuangan menambahkan.
Menurut Simatupang alutsista seharusnya punya life time dan pada umumnya life time-nya sampai 20 tahun.
Sebelum masuk masa pensiun, menurut Hasanuddin, pesawat harus ada penggantinya.
"Itu semua ada life time yang sudah ditentukan. Jadi sebelum masuk life time, kalau misalnya kita mau multiyears lima tahun, berarti tahun ke 15 kita sudah mulai (mencari penggantinya). Sehingga tahun ke-20 sudah siap," kata Hasanuddin.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Jarwinn Solar Panel Solusi Listrik Lebih Hemat Di Saat Viral BBM Naik
-
BGN Pastikan Motor Listrik Bakal 'Blusukan' Antar MBG di Seluruh Indonesia