Suara.com - Kepala Penerangan Lapangan Udara Abdulrahman Saleh, Letnan Kolonel Sutrisno, mengatakan delapan dari 12 jenazah prajurit TNI AU korban pesawat Hercules yang jatuh di Medan, Sumatera Utara, akan dibawa ke Malang, Jawa Timur, Rabu (1/7/2015). Lima jenazah akan dimakamkan di tempat pemakaman TNI AU Marga Baka di Kompleks Lanud Abdulrahman Saleh
"Delapan jenazah akan dibawa ke Lanud Abdulrahman Saleh. Tapi, kami belum tahu kapan jenazah akan dikirim ke Malang. Kami masih menunggu informasi dari Lanud Suwondo," ujar Sutrisno kepada Suara.com.
Sutrisno menambahkan lima jenazah yang akan dimakamkan di Abdulrahman Saleh yaitu Pelda Andik S, Pelda Parijo, Peltu Ngateman, Peltu Yahya komari, dan Pelda Agus P.
Sedangkan jenazah Kapten Pilot Sandy Permana rencananya dimakamkan di Semarang, Serma Bambang H akan dimakamkan di Magetan, dan Peltu Ibnu Kohar akan dimakamkan di Mojokerto.
Sementara, empat jenazah prajurit lagi langsung dibawa ke daerah asal mereka, Lettu Pandu Setiawan dan Prada Alvian ke Yogyakarta, Letda Dian Sukma P ke Palembang, dan Kapten Riri Setiawan ke Padang.
Menjelang diturunkan ke liang kubur, kata Sutirsno, akan dilaksanakan upacara penghormatan terakhir.
Sutrisno menambahkan lima liang lahat di pemakaman TNI AU Marga Baka di Kompleks Lanud Abdulrahman Saleh.
Pesawat Hercules C-130 milik Skuadron 32 Abdulrahman Saleh jatuh di Medan, Sumatera Utara, Selasa (30/6/2015) jam 11.48 WIB. Semua orang di pesawat, 12 prajurit TNI AU dan 101 penumpang, meninggal seketika.
Hari ini, proses evakuasi jenazah dari tempat kejadian sudah selesai. Sementara evakuasi terhadap puing-puing masih berlangsung hingga siang ini. (Yovie Wicaksono)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Profil Andy Burnham Calon PM Inggris: Penganut Manchesterism yang Diteriaki Bukan Messiah
-
Tangis Tertahan Keir Starmer: Mundur sebagai PM Inggris, Tekanan Partai Jadi Pemicu
-
Babak Baru Kasus Ijazah Jokowi: Roy Suryo dan dr Tifa Segera Disidang di PN Jakarta Timur!
-
Akses KRL ke JIS Sudah Aktif: Ini Rute dan Jam Operasionalnya!
-
Niat ke Lombok Malah Dibuang ke Terminal Bayangan, WNA Uzbekistan Terlunta-lunta Ditipu Taksi Gelap
-
Ungkap Alasan Vonis 8 Tahun Bos Grup BJU Hendarto, Hakim: Hasil Korupsi Dipakai Judi!
-
KPK Incar 'Pemain' Lain di Skandal Korupsi MBG
-
Terancam 5 Tahun Bui Tapi Tak Ditahan, Eggi Sudjana: Ada 'Tangan' Politik di Kasus Roy Suryo!
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI