Suara.com - Lebih dari satu kompi petugas Pengendalian Massa Polresta Denpasar dikerahkan untuk mengamankan jalannya rekonstruksi di tempat kejadian perkara pembunuhan Engeline Megawe Margriet alias Angeline .
Pantauan Antara di tempat kejadian perkara di Jalan Sedap Malam Nomor 26 Denpasar, Senin (6/7/2015) pagi, puluhan polisi itu telah tiba di lokasi sekitar pukul 08.30 WITA dengan menumpangi dua truk dan mengendarai sepeda motor.
Dijadwalkan Kepolisian Resor Kota Denpasar menggelar rekonstruksi mulai pukul 09.00 WITA.
Petugas yang dilengkapi dengan alat berupa tongkat polisi itu kemudian melakukan barikade di depan kediaman Margriet yang menjadi tersangka pembunuhan dan penelantaran Angeline. Tidak hanya anggota Dalmas, petugas dari Satuan Lalu Lintas Polresta juga turut diterjunkan mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Rencananya perempuan berusia 60 tahun itu juga dihadirkan bersama dengan tersangka pembunuhan lainnya, yakni Agus, mantan pekerja di rumah itu.
Sementara itu, Jalan Sedap Malam Denpasar ditutup untuk sementara guna memberikan kelancaran rekonstruksi.
Ratusan warga sekitar sejak pukul 07.30 WITA sudah mulai memadati lokasi yang masih penasaran dengan kasus pembunuhan tersebut. (Antara)
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
Terseret Kasus Korupsi Haji Gus Yaqut, Khalid Basalamah Ngaku Jadi Korban: Kami Sudah Bayar Hotel
-
PRT di Benhil Tewas Usai Lompat dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Galak?
-
Guru Besar UGM Ingatkan Pemerintah Hati-hati soal Wacana Tarif Selat Malaka
-
Bulog Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton
-
Soroti Doxing dan Persekusi, Prof Ani: Rakyat Belum Bebas dari Rasa Takut
-
Menkeu Mau Pajaki Kapal Selat Malaka, TB Hasanuddin: Bisa Picu Konflik dan Boikot Internasional
-
Geger! 2 PRT di Benhil Nekat Terjun dari Lantai 4, Benarkah Karena Majikan Sadis?
-
GKR Hemas Raih KWP Award 2026: Budaya Bukan Cuma Warisan, Tapi Kekuatan Masa Depan
-
Kritik Penyangkalan Negara, Guru Besar UI Desak Pengakuan atas Tragedi Pemerkosaan Massal 1998
-
KPK Dinilai Lampaui Kewenangan Soal Batas Jabatan Ketum Parpol, DPR: Itu Ahistoris