Suara.com - Menteri Perhubungan Ignasius Jonan meresmikan Stasiun Palmerah, Jakarta Selatan, senilai Rp36 miliar, Senin (6/7/2015).
Meski menelan dana miliaran, stasiun tersebut masih minim kursi tunggu bagi para calon penumpang.
Ketika Jonan berkeliling stasiun, ia bercakap-cakap dengan salah satu penumpang. Penumpang tersebut mengeluhkan minimnya kursi untuk menunggu kedatangan kereta.
"Ini pelayanan publik masa nggak ada kursinya. Di Stasiun Karet juga, ada kursi, tapi di tempat panas. Masa kita nunggunya ngemper pak, tolong pak diadakan kursinya,” kata Meta kepada Jonan.
Menanggapi permintaan tersebut, Jonan berjanji untuk memenuhinya. Jonan bilang kursi memang sangat dibutuhkan di stasiun.
“Iya bu, nanti kami akan ada kursi, terima kasih atas masukannya dan mohon maaf sebelumnya ya bu. Kami janji akan terus perbaiki ini,” kata Jonan.
Setelah merevitalisasi Stasiun Palmerah, secara bertahap pemerintah akan merevitalisasi stasiun-stasiun lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja
-
Gagah! Sapi Kurban 'Kelas Berat' 1 Ton Milik Prabowo Tiba di Masjid Istiqlal
-
Siapa Prihatini Cs? Peneliti yang Diduga Tipu Pakar Dunia di Denmark Ternyata Bukan Dosen Lokal
-
Skandal Riset Palsu Demi Travel Grant, UNY Benarkan Rivaldy dan Prihantini Adalah Alumni
-
Pemkab Mojokerto Kucurkan Dana Rp7,5 Miliar untuk Insentif 6 Ribu Guru TPQ