Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama kecewa dengan sikap Sekretaris DPRD DKI Ahmad Sotar Harahap karena tidak memberikan hasil rekomendasi dari Badan Pemeriksa Keuangan mengenai laporan keuangan.
"Pak Sotar, entah dibohongi anak buah, entah apa, seingat saya saat menjadi bupati, kalau laporan BPK itu diserahkan kepada kepala daerah lho. Kok kali ini nggak?" kata Ahok.
Ahok melontarkan ancaman untuk memecat Sotar atau memindahkannya ke bagian lain.
"Saya tegaskan, sekarang juga kalau saya mau pecat bapak, saya pecat. Bukan Ketua DPRD dan fraksi lagi yang menentukan, saya yang menentukan," kata dia.
Sementara Sotar mengaku sudah memberikan catatan dari BPK kepada Ahok.
"Udah, kan surat yang BPK itu ada dua, pada DPRD dan Gubernur," katanya.
Adapun mengenai sidang paripurna terkait pembacaan laporan keuangan DKI, Sotar mengaku hanya sebagai fasilitator. Sebab, menurutnya, yang bertanggungjawab dalam pelaksanaannya adalah BPK.
"Nah itu hajatan BPK. Jadi pada saat itu BPK yang menyusun acara. Di susunan itu enggak ada. Pelaksanaannya BPK, kami hanya memfasilitasi," kata Sotar.
Seperti diketahui, pemeriksaan BPK terhadap keuangan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berujung pada penilaian predikat wajar dengan pengecualian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam