Suara.com - Kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tak henti-hentinya melakukan propaganda dengan menampilkan kekerasan. Kali ini ISIS merilis sebuah video saat tentara anak binaan mereka saat memenggal kepala seorang tahanan tentara Suriah.
Aksi pemenggalan ‘anak macan khilafah’, sebutan buat tentara anak ISIS, diyakini dilakukan dekat kota kuni Palmyra, Suriah.
Ini adalah untuk pertama kalinya ISIS merilis tentara anak memenggal tahanan. Sebelumnya, ISIS hanya merilis foto dan video tentara anak mengekseskusi dengan cara menembak.
Dalam video itu, sang anak eksekutor wajahnya terlihat jelas tanpa kamuflase atau penutup muka apapun.
Matanya tajam melihat kamera, dengan tangan kiri memegang pisau dan tangan kanannya menjenggut rambut korban.
Dia memaksa calon korbannya untuk menjelaskan identitasnya yang berpangkat sebagai kapten militer tentara Suriah, menyuruhnya berbaring di depan eksekutor dan menggorok lehernya.
Sementara militan ISIS yang merekam video itu sambil terus mengucapkan kata ancaman kalau ISIS bakal mengambil alih Roma dan Yerusalem.
Menurut terjemahan dari Pemantau HAM Suriah, seperti dilansir independent, Sabtu (18/7/2015), ISIS kedua kota itu bakal menjadi sasaran ISIS selanjutnya.
“Tujuan kami bukan cuma Palmyra atau Homs atau Damaskus, tapi juga menaklukkan Bayt al-Maqdis (Jerusalem) dan Roma, Allah Akbar,” ancam mereka.
Sementara pemantau di Inggris menambahkan kalau korban yang dipenggal tertangkap oleh ISIS di Hir Palace, Provinsi Homs.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan
-
Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo
-
Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran
-
Antisipasi El Nino, BMKG Pasang Alat Pancing Hujan di Sejumlah Gedung Tinggi Jakarta
-
Selat Hormuz Dibuka, Iran Sepakati Damai dengan AS Demi Cairkan Aset Rp400 Triliun
-
Tak Ada Ampun! UPN Yogyakarta Sanksi 5 Dosen Terbukti Pelecehan, Satu Orang Terancam Pecat
-
Detik-Detik Mencekam Saat Jurnalis ABC Terjebak Penembakan Gedung Putih
-
Dilaporkan Kasus Dugaan Penyekapan Putri Ahmad Bahar, Hercules Terancam Hukuman 7 Tahun Penjara!
-
Lawan Kejati Lampung, Arinal Djunaidi Hadirkan Pakar HTN di Sidang Praperadilan
-
Rentetan Tembakan Mencekam Paksa Gedung Putih Lockdown Total