Suara.com - Crocodile Mick menghabiskan selama hampir 40 tahun memburu dan membunuh buaya raksasa. Bahkan dia mengklaim sudah membunuh 20 ribu binatang buas selama itu.
Hewan yang dia buru itu untuk diawetkan. Dia menjadi pemburu mengikuti jejak ayahnya yang juga sebagai pedagang hewan buruan.
Mick Pitman nama asli Crocodile Mick. Dia menamakan diri sebagai Crocodile Mick lantaran dia sesumbar tidak mempunyai rasa takut terhadap binatang liar. Rekor terakhir, dia membunuh buaya raksasa sepanjang 16 kaki dengan hanya 2 tembakan saja.
Lelaki berkumis berusia 57 tahun itu saat ini menghabiskan waktu untuk bekerja di Northern Territory, Australia. Ditemui Daily Mail Australia di tempat kerjanya, Mick bercerita saat-saat dia menangkap buaya raksasa itu.
Saat itu malam hari saat penangkapan. Mick bercerita sudah 4 pekan melacak buaya itu. Dia bahkan memancingnya dengan banyak bangkai hewan.
"Saya duduk di sedikit bersembunyi di sana selama hampir empat minggu. Aku menunggu cukup dekat bahwa dia tidak bisa mencium saya dan saya benar-benar menyaksikan dia memangsa binatang," kata Mick.
"Saya menunggu kesempatan dan terus berjalan sampai waktu yang tepat. Jika Anda akan menembak sesuatu, jangan menembak kecuali jika Anda sudah memastikan bidikan itu benar," jelas dia.
Keahlian memburu hewan buas diturunkan dari sang ayah, Jerman Jack. Bahkan sang ayah tidak bisa mengalahkan penangkapan buaya raksasa itu.
Berprofesi sebagai pemburu, tidak membuat Mick besar hati. Dia tetap lebih menikmati berburu bersama timnya ketimbang memburu buaya sendiri.
Mick mengklaim memburu buaya dengan 'manusiawi'. Misalnya dengan menggunakan tombak.
"Pekerjaan ini penuh adrenalin dan obat adiktif. Pasangan saya berharap saya pensiun tetapi ketika Anda sudah terkena adrenalin saya tidak berpikir saya akan menyerah sampai saya tidak bisa berdiri di haluan perahu," tutupnya. (Daily Mail)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah
-
Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!
-
Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4
-
Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik
-
PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China
-
Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia
-
Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang
-
Menlu Iran Abbas Araghchi: Tak Ada Gencatan Senjata, Pembalasan Akan Terus Berlanjut!
-
Viral! Walkot Muslim Kebanggaan Netizen Indonesia Panen Hujatan Setelah Bertemu Komunitas Yahudi
-
Momen Anwar Usman Bacakan Putusan MK Terakhir, Sampaikan Permohonan Maaf dan Pamit Jelang Pensiun