Suara.com - Seorang karyawan PT Freeport tewas, Sabtu (25/7/2015), karena setelah jaket yang dikenakan tersangkut di rantai konveyor saat bekerja di lokasi pabrik yang berada di Mile 74, Tembagapura, Papua.
Chaerully Salam, nama karyawan PT Freeport itu, tewas menggenaskan karena terseret rantai konveyor saat akan memperbaiki rantai konveyor yang macet. Jaket Chaerully tersangkut di rantai saat dia sedang mencungkil bola mile di rantai konveyor, demikian terang Kapolres Mimika AKBP Yusnanto kepada Antara, Minggu (26/7/2015).
Korban yang tewas itu memang bertugas di bagian layanan metalurgi PT Freeport. Ia terlibat kecelakaan fatal itu sekitar pukul 12.45 waktu Indonesia Timur saat mengecek rantai konveyor 2 BC 303.
Yusnanto mengatakan, dari laporan yang diterima, korban Chairully tidak bisa segera tertolong karena posisi comveyor tersebut dalam keadaan tertutup dan tidak bisa terlihat karena lokasinya sangat tinggi.
Sekitar pukul 14.36 WIT, tim emergency respon PT Freeport berhasil mengeluarkan korban dari comveyor 2 BC 303 dan selanjutnya korban dimasukan ke dalam kantong jenasah, kata Yusnanto. Jenasah Chaerully Salam, kini sudah dievakuasi ke Jakarta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap
-
Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya
-
KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!
-
Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU
-
Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film
-
Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa
-
Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi
-
Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'
-
1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini
-
Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran