Suara.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memperkenalkan pesona pariwisata di Kabupaten Magelang kepada ratusan pelajar peserta International Olympiad on Astronomy and Astrophysics (IOAA) dari 41 negara.
"Kami sampaikan kepada para peserta IOAA dari berbagai belahan dunia. Mumpung sudah berada di Kabupaten Magelang saya persilakan menikmati sejuknya udara dan indahnya panorama di Kabupaten Magelang," kata Ganjar, di Magelang, Senin (27/7) malam.
Ganjar Pranowo menyampaikan hal tersebut dalam sambutan tertulis yang disampaikan Pelaksana Harian Sekda Provinsi Jawa Tengah, Joko Sutrisno pada pembukaan IOAA di Pelataran Candi Borobudur di Kabupaten Magelang.
Ia mengatakan para peserta silakan menikmati indahnya panorama di kabupaten Magelang sekaligus menyaksikan dan mengopservasi kemegahan Candi Borobudur sebagai salah satu peninggalan bersejarah yang dibangun dengan memperhatikan aspek astronomi.
Ia menyebutkan pesona pariwisata di Kabupaten Magelang tidak hanya Candi Borobudur, tetapi ada Candi Mendut, Candi Pawon dan Candi Ngawen juga wisata religi Gunungpring dan Makam Sunan Geseng.
Di kabupaten Magelang juga ada desa wisata Candirejo dan Wanurejo, gardu pandang Ketep Pass, air terjun Kedung Kayang, Curug Silawe dan Sekar Langit serta pemandian air hangat Candi Umbul.
Selain itu, katanya ada oleh-oleh khas Kabupaten Magelang seperti kripik singkong, slondok, potil, dan puyur sebagai buah tangan untuk kawan, keluarga, dan handaitolan.
Ia mengatakan masyarakat Jateng dan Indonesia pada umumnya siap menawarkan keindahan, kehangatan, kenyamanan dan kebahagiaan melalui budaya, tradisi, dan keragaman yang ada.
"Saya menyambut antusias penyelenggaraan IOAA sebagai ajang memacu semangat bagi kaum intelektual muda untuk mengembangkan dan membangun diri agar dapat memberikan sumbangsihnya terhadap peradaban dunia dalam bingkai rasa cinta damai dan persamaan derajat," katanya.
Oleh karena itu Gubernur Jateng berharap IOAA ini dapat berlangsung dalam nuansa positif dan saling membangun sehingga semua siswa siap menjadi pilar penyangga pembangunan peradaban dunia yang elok, artinya seluruh peserta IOAA hendaknya menjunjung tinggi sportifitas dan integritas, patuhi segala aturan yang berlaku agar seluruh rangkaian kegiatan ini berjalan lancar.
"Berkompetisilah secara sehat, hargai dan pelajari keunggulan lawan sehingga kalian akan semakin kaya dalam ilmu dan keterampilan. Pada para peserta saya titipkan harapan agar dapat mendayagunakan dan didarmabaktikannya ilmu pengetahuan yang dimiliki bagi kemanusiaan, persahabatan antarbangsa, dan pelestarian lingkungan. Dengan demikian akan tercipta peradaban dunia yang cinta damai seperti yang kita dambakan bersama," katanya. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- Bukan Sekadar Wacana, Bupati Bogor Siapkan Anggaran Pembebasan Jalur Khusus Tambang Tahun Ini
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Mendagri Pimpin Rakor Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra
-
DPRD DKI Pastikan Tiang Monorel Rasuna Said Kembali ke Adhi Karya usai Dibongkar Pemprov
-
Laras Faizati Divonis Bersalah Tapi Bebas, Bivitri: Ini Bukan Putusan Demokratis
-
Prabowo Diprediksi Reshuffle Usai Evaluasi saat Retret, Siapa saja Menteri Layak Diganti?
-
Soal Vonis Laras Faizati, Ketua Komisi III DPR Sebut Bukti Manfaat Nyata KUHP dan KUHAP Baru
-
Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi
-
Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Tak Langgar Prosedur, Pemprov: Itu Berdiri di Atas Tanah Kita
-
KPA: Konflik Agraria Naik 15 Persen di Tahun Pertama Prabowo, Kekerasan Aparat Melonjak
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
-
Buntut Kasus Aurelie Moeremans, Komisi XIII DPR Akan Gelar Rapat Gabungan Bahas 'Child Grooming'