- Menteri Haji memastikan persiapan ibadah haji 2026 berjalan sesuai jadwal meskipun konflik Timur Tengah masih membayangi.
- Keputusan final keberangkatan jemaah sangat bergantung pada faktor keamanan dan keselamatan mereka di lapangan.
- Dana haji aman dikelola BPKH; mekanisme pengembalian dana akan ditentukan melalui negosiasi dengan pihak Arab Saudi.
Suara.com - Menteri Haji dan Umrah, Irfan Yusuf, memastikan bahwa hingga saat ini tahapan persiapan penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 masih berjalan sesuai jadwal (on schedule).
Meski situasi di Timur Tengah masih dibayangi konflik, pemerintah tetap optimis jemaah Indonesia dapat diberangkatkan.
"Sampai hari ini, persiapan tetap jalan. Teman-teman di Arab Saudi, Kementerian Haji di sana juga berkomunikasi bahwa persiapan kita bagus. Mereka juga menyiapkan semuanya dengan baik. Jadi, kita asumsikan semuanya berjalan dengan baik," ujar Irfan Yusuf usai rapat bersama Komisi VIII DPR RI di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (11/3/2026).
Saat ditanya mengenai kepastian keberangkatan jemaah, Irfan menegaskan bahwa keputusan final akan sangat bergantung pada faktor keamanan dan keselamatan jemaah di lapangan.
Pemerintah tidak ingin terburu-buru mengambil keputusan di tengah eskalasi konflik yang dinamis.
"Berangkat atau tidak, itu soal nanti. Yang penting adalah pertimbangan keamanan dan keselamatan jemaah. Kita akan melihat situasi perkembangan di sana dan keputusan akan diambil berdasarkan masukan dari berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri," tuturnya.
Irfan enggan berandai-andai mengenai kemungkinan terburuk jika konflik terus memanas hingga bulan depan.
Menurutnya, pemerintah terus memantau situasi yang eskalasinya bisa berubah sewaktu-waktu.
Irfan mengungkapkan bahwa pemerintah telah menyiapkan berbagai rencana cadangan (plan B) untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Baca Juga: Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026
Namun, ia memilih untuk tidak mempublikasikan detail rencana tersebut kepada calon jemaah demi menjaga kondusivitas.
"Tentu ada berbagai plan, tadi sudah disampaikan ke DPR. Tapi saya kira tidak perlu diekspos ke calon jemaah agar tidak menimbulkan kegaduhan," jelasnya.
Terkait aspek keuangan, Irfan memberikan jaminan bahwa dana haji yang dikelola oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) dalam kondisi aman.
Jika nantinya terjadi pembatalan keberangkatan akibat situasi darurat, mekanisme pengembalian dana (refund) akan bergantung pada hasil negosiasi dengan pihak terkait di Arab Saudi.
"Kalau dana BPKH, saya pastikan aman karena itu dana umat yang dikelola di sini. Soal refund, itu tergantung negosiasi kita nanti. Tapi saya yakinkan sampai hari ini semua proses masih jalan," tegas Irfan.
Lebih lanjut, Irfan mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa agar situasi di Timur Tengah segera mereda, terutama menjelang momentum Ramadan dan Idul Fitri.
Berita Terkait
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemerintah Siapkan Skenario Darurat Haji 2026
-
Praperadilan Ditolak, Yaqut Cholil Qoumas Tetap Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Tok! Hakim PN Jaksel Tolak Praperadilan Gus Yaqut, Status Tersangka Korupsi Kuota Haji Sah
-
Pemerintah Siapkan Berbagai Skenario Haji 2026, Keselamatan Jemaah Jadi Prioritas
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Mengejutkan! OPEC Naikkan Kuota Produksi Minyak Usai UEA Mundur, Pengaruh ke Dunia Apa?
-
Revisi UU Pemilu Mandek, Koalisi Sipil Desak DPR Bergerak Sebelum Agustus 2026
-
Mesir Gelar Latihan Militer, Israel Panik Skenario Perang Yom Kippur Terulang
-
KPK Dalami Skema Suap Impor, Pegawai Bea Cukai Kembali Dipanggil
-
Kenapa Donald Trump Tolak Proposal Iran Akhiri Perang? Apa Isinya?
-
Viral Sopir Angkot di Grogol Ketahuan Onani di Dalam Mobil, Langsung Kabur Usai Dipergoki Warga
-
KPK Telusuri Aliran Dana CSR BIOJK, Dua Pensiunan BI Diperiksa
-
KPK Kembali Periksa Staf Ahli Eks Menhub, Dalami Peran di Kasus Rel Kereta
-
Apa Itu Project Freedom Amerika di Selat Hormuz? Diklaim Misi Perdamaian Lawan Iran
-
Apa Itu Hantavirus? Virus Langka yang Tewaskan 3 Orang di Kapal Pesiar