Suara.com - Pengacara Hotman Paris Hutapea ternyata sempat kecewa dengan kliennya, Agus, karena tidak kenal dengan dirinya.
“Pertamakali bertemu dia (Agus), saya bertanya dia kenal tidak dengan saya dan dia menjawab tidak kenal. Waktu itu saya kecewa,” kata Hotman di Pengadilan Negeri Denpasar, Selasa (28/7/2015).
Karena penasaran, kata Hotman, ketika itu dia bertanya kenapa Agus sampai tidak mengenalnya, padahal Hotman sering masuk TV.
“Ternyata di kampungnya dia tidak ada televisi. Ya sudah saya maklumi hal itu,” ujar Hotman.
Wartawan pun nyeletuk. apakah setelah kasus ini, Agus akan dibelikan televisi? Hotman pun membayangkan biayanya akan mahal untuk membawa TV ke kampung Agus di Sumba, NTT.
“Belum nanti saat persidangan, saya akan wira-wiri ke sini, bisa-bisa satu mobil Lamborghini habis,” kata Hotman sambil tertawa.
Agus merupakan salah satu tersangka pembunuh Angeline. Satu tersangka lagi bernama Margaret, bekas majikan Agus. Saat ini, proses sidang praperadilan untuk menggugurkan status tersangka pembunuh sedang berjalan di Pengadilan Negeri Denpasar, Bali.
Hotman mempertanyakan posisi kriminolog dari Universitas Indonesia Ronny Rahman Nitibaskara yang ditunjuk sebagai saksi ahli Polda Bali, tapi di sidang kemarin tidak tampil.
“Saya tadi sudah SMS beliau dan menanyakan, apakah beliau tidak memberikan keterangan. Dan beliau menjawab sudah memberikan keterangan itu secara tertulis kepada Polda Bali. Tetapi di sini berkas itu tidak dimasukkan, ini juga menjadi pertanyaan, ada apa ini,” kata Hotman.
Hotman sempat mencurigai hal itu ada apa-apanya.
“Sidang ini sudah memenuhi. Tapi masih ada sedikit keganjalan saja,” kata dia.
Menurut Hotman dalam persidangan, hakim ketua sudah memancing-mancing soal barang bukti.
“Keanehan dan ketiadaan ini sudah menjadi barang bukti yang cukup kuat bahwa Margaret diduga menjadi pelaku dari pembunuhan ini,” kata Hotman.
Hotman memuji hakim ketua yang menurutnya sangat cerdas.
"Saya salut dengan ketua hakim sidang. Yang saya kecewakan hanya tim kuasa Polda Bali yang kurang ajar. Mudah-mudahan hakim ketua sidang ini konsekuen dia akan menolak sidang praperadilan ini,” kata dia.
Tag
Berita Terkait
-
4 Inspirasi OOTD Pakai Kemeja ala Yoriko Angeline, Simpel tapi Chic!
-
Bukan Horor, Film 'Pesugihan Sate Gagak' Malah Jadi Ajang Tahan Tawa Yoriko Angeline
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Pacar saat Ditanya Kriteria Istri Idaman
-
Okan Kornelius Tak Sebut Nama Angeline Valesques Saat Bahas Kriteria Istri Idaman, Beneran Putus?
-
2 Kali Gagal, Okan Kornelius Siap Nikah Lagi, Bisnis Bareng Pacar Jadi Bukti Keseriusan
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Periksa Pandji Pragiwaksono Hari Ini Terkait Kasus Mens Rea
-
Truk Tabrak Separator, Ribuan Penumpang Transjakarta Terjebak Macet Parah di Tanjung Duren
-
OTT Bea Cukai: KPK Sita Rp40,5 Miliar, Termasuk Emas 5,3 Kg dan Uang Valas
-
Manipulasi Jalur Merah, KPK Tahan Direktur P2 Bea Cukai dan Empat Tersangka Korupsi Importasi
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Terjaring OTT dan Resmi Ditahan KPK, Kepala Pajak Banjarmasin Akui Salah Terima Janji Suap
-
Gandeng Lembaga Riset Negara, Pemkab Sumbawa Akhiri Polemik Komunitas Cek Bocek
-
Menkeu Purbaya Apresiasi Inovasi UMKM Sawit Binaan BPDP di Magelang
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana