Suara.com - Aparat kepolisian Polda Metro Jaya dari bagian Ditkrimum dan DitKrimsus Polda Metro Jaya baru saja kelar menggeledah Gedung Kementerian Perdagangan (Kemendag) di kawasan Gambir, Jakarta Pusat, Selasa malam (28/7/2015).
Menurut pantauan suara.com di lokasi, puluhan petugas kepolisian berpakaian lengkap dan juga berpakaian preman ikut melakukan penggeledahan.
Selain menggeledah ruangan di lantai 9 Gedung Utama Kemendag RI, para polisi ini juga memeriksa lahan parkir kementrian perdagangan.
Di sana polisi menghampiri tempat kendaran parkir mobil bertuliskan khusus staf ahli, salah satunya kendaraan mobil kijang inova berwarna hitam dengan nomor polisi B 1715 WKC yang terparkir di tempat parkir khusus itu.
Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Khrisna Murti yang memimpin penggeledahan mengungkapkan, pernyatan resmi akan disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Tito Karnavian besok, Rabu (29/7/2015).
"Tidak ada keterangan resmi, nanti resminya akan disampaikan oleh Kapolda, tidak ada keterangan apapun dari kita," ujarnya di kantor kementerian perdagangan.
Informasi yang beredar, penyidik Polda Metro Jaya menyelidiki dugaan korupsi dwelling time, yaitu waktu pembongkaran peti kemas dari kapal di terminal pelabuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK
-
Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam
-
Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu
-
Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur
-
Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru
-
Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni
-
Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden
-
Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO
-
Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau
-
Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja