Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Kapolda Metro Jaya) Inspektur Jenderal Polisi Tito Karnavian akan menjelaskan proses penggeledahan yang dilakukan Tim Satuan Tugas Khusus (Satgassus) terhadap Kantor Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI pada Rabu (29/7).
"Besok (Rabu) akan disampaikan oleh pimpinan kami (Kapolda Metro Jaya)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Krishna Murti di Jakarta, Selasa (28/7/2015).
Krishna mengatakan pihaknya menjalankan tugas penggeledahan yang belum dilaporkan kepada Kapolda Metro Jaya.
Sehingga kegiatan penggeledahan akan dilaporkan kepada pimpinan Polda Metro Jaya selanjutnya akan disampaikan secara resmi.
Krishna enggan menjelaskan secara rinci latar belakang kasus hingga terjadi penggeledahan di Lantai 9 Gedung Utama Kemendag RI tersebut.
Berdasarkan informasi, penyidik kepolisian menggeledah ruang Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI Partogi Pangaribuan.
Penggeledahan terkait dugaan kasus Tindak Pidana Korupsi dan Pencucian Uang "dwelling time" di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok Jakarta Utara.
Dwelling Time adalah waktu yang dihitung mulai dari peti kemas (kontainer) dibongkar dan diangkat (unloading) dari kapal hingga peti kemas tersebut meninggalkan terminal pelabuhan melalui pintu utama.
Usai menggeledah beberapa ruangan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag RI, polisi menyita beberapa kardus berisi dokumen terkait data dwelling time.
Proses penggeledahan diduga berawal saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Peti Kemas Tanjung Priok beberapa waktu lalu.
Presiden Jokowi menemukan adanya ketidakefesienan anggaran sebesar Rp780 triliun akibat keterlambatan dwelling time di pelabuhan peti kemas termasuk Tanjung Priok. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan