Suara.com - Anggota Polsek Metro Penjaringan, Jakarta Utara, mengungkap kasus judi game ikan yang berlokasi di Jalan K, Rt 5/10, Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara.
Dalam konferensi pers, Senin (3/8/2015), polisi menyatakan telah menahan lima tersangka yang terdiri dua penyelenggara dan tiga pemain.
Selain itu, polisi menyita uang tunai Rp5,1 juta, dua meja layar game, 17 buah kartu koin, dan satu mesin pengisian kartu koin.
Kasus judi ini terungkap berkat penyelidikan anggota bahwa di salah satu ruko di Jalan K terdapat kegiatan perjudian.
Selanjutnya anggota menggeledah dan mengamankan 18 orang. Dari pemeriksaan selanjutnya menetapkan lima tersangka.
Judi game ikan dimainkan dengan cara pemain terlebih dahulu membeli kartu koin kepada penyelenggara. Harga kartu minimal Rp1.000 sampai Rp100 ribu.
Setelah kartu terisi koin, kartu tersebut digunakan untuk mengoperasikan permainan judi game ikan di layar.
Dengan saldo poin atau koin, pemain menembaki gambar ikan yang bergerak di layar game. Apabila poin yang diperoleh pemain bertambah, selanjutnya poin bisa ditukar dengan uang di kasir.
Saat ini, ke 13 pengunjung yang sebelumnya diperiksa sudah dipulangkan. (Kurniawan Mas'ud)
Berita Terkait
-
OJK Kaji Penguatan Pengawasan Rekening Judi Online, Lebih dari 33 Ribu Sudah Diblokir
-
Satpam Supermarket di Tambora Ditangkap Usai Gasak Sembako Rp 70 Juta untuk Judi Online
-
Demam Piala Dunia 2026: Filipina Darurat Kecanduan Judi Online
-
Judi Berkedok Permainan Anak Timezone Dibongkar di Jakarta, DPR Minta Bandar Dikejar
-
Penyebab Investor Asing Malas Masuk ke Pasar Saham RI, Karena Judi Bola Piala Dunia?
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT