Suara.com - Sebanyak 13 formatur Pimpinan Pusat Muhammadiyah terpilih setelah peserta Muktamar Muhammadiyah ke-47 di Makassar melakukan pengerucutan 39 nama kandidat lewat voting. Ke-13 orang itu adalah calon Ketua Umum PP Muhammadiyah.
Di laman tabulasi resmi Muktamar Muhammadiyah di Makassar, Rabu (5/8/2015), nama Haedar Nashir menjadi pemuncak perolehan suara muktamirin.
Total suara yang masuk adalah 2.389 dengan suara sah sebanyak 2.351 dan 38 lainnya dianggap tidak sah. Seharusnya terdapat 2.568 surat suara yang tersedia dan dapat digunakan pemilik suara tapi tidak seluruhnya terpakai dengan alasan ada pemilik suara yang bersangkutan tidak hadir.
Sebanyak 13 formatur ini nantinya akan memilih para pimpinan PP Muhammadiyah, termasuk ketua umumnya.
Berikut ini adalah daftar 13 formatur PP Muhammadiyah yaitu sebagai berikut: Haedar Nashir (1.947 suara), Yunahar Ilyas (1.928), Dahlan Rais (1.827), Busyro Muqoddas (1.811), Abdul Mu'ti (1.802), Anwar Abbas (1.436), Muhadjir Effendy (1.279), Syafiq A Mughni (1.198), Dadang Kahmad (1.146), Suyatno (1.096), Agung Danarto (1.051), Goodwill Zubir (1.049) dan Hajriyanto Y Thohari (968).
Panitia Pemilihan Muktamar Ke-47 Muhammadiyah yang melakukan penghitungan suara di kampus Universitas Muhammadiyah Makassar. Perhitungan akan diselesaikan malam ini.
Ketua Panitia Pemilihan Muktamar Ke-47 Muhammadiyah Dahlan Rais mengatakan setiap pemilik suara memilih 13 nama calon ketua umum dari 39 nama anggota tetap Muhammadiyah yang tercantum secara alpabetis dalam surat suara. Menurut Dahlan, setelah kertas suara dihitung ternyata surat suara yang digunakan oleh pemilih suara 2.389 lembar dan dari penghitungan suara sebanyak 2.351 surat suara sah serta 38 suara tidak sah.
Wakil Sekretaris Panitia Pemilihan, Agung Cahyono, mengatakan suara sah jika pemilih suara memilih 13 nama, tapi jika pemilih suara memilih lebih dari atau kurang dari 13 nama maka suranya tidak sah. (Antara)
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius