Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) meminta seluruh organisasi kemasyarakatan tidak menggunakan kekerasan dalam menyampaikan aspirasi.
"Hari ini tidak boleh lagi ada ormas yang jual lapak. Anda berhadapan dengan kami preman resmi kalau seperti itu. Saya tidak ingin lagi ormas dijadikan jagoan di Jakarta. Nyerbu MOI, berantem-berantem," ujar Ahok ketika memberikan kata sambutan dan membuka secara resmi Musyawarah Daerah ke XIII DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi DKI Jakarta masa bakti 2015 – 2018 di Balai Agung, Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Jumat (7/8/2015).
Ahok menambahkan pemerintah tak akan membantu ormas yang sering berbuat onar. Ahok kemudian menyinggung bantuan pemerintah Jakarta untuk TNI dan Polda Metro Jaya untuk digunakan dalam menjaga keamanan.
"Jangan lagi ada yang berlindung di balik baju ormas. Kalau mau jagoan masuk TNI Polri sekalian gitu lho. Bandel bandel sekalian," Ahok menambahkan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan hibah kepada Kodam Jaya berupa 326 sepeda motor jenis trail D-Tracker 250 cc merek Kawasaki dan 2.950 set body protector. Body protector berfungsi untuk perlengkapan anti huru hara
"Kita ingin Ibu Kota ini tertib, nggak ada toleransilah buat pelanggar," kata Ahok pagi tadi.
Ahok mengatakan bantuan ini sekaligus untuk mengganti sebagian perlengkapan aparat keamanan yang sudah lawas.
"Kita pengen di Ibu Kota itu semua kendaraan tempur bagus. Nggak apa-apa buat gengsi dong. Masa tentara begitu mau tempur kendaraannya jelek," katanya.
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono menambahkan total anggaran untuk pengadaan sepeda motor mencapai Rp18 miliar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik
-
AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam
-
Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan
-
Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN
-
Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?
-
Konflik Lahan Rumpin vs TNI AU Belum Tuntas, Warga Kembali Mengadu di Aksi Kamisan
-
Said Iqbal Dikabarkan Masuk Kabinet Prabowo, Tinggal Tunggu Pelantikan?
-
KPK Bongkar Transaksi Aneh Anak Buah Silmy Karim: Bayar Rumah Mewah Pakai Kepingan Emas
-
Modus Licin Staf Imigrasi, Pakai Rekening OB dan Cleaning Service Buat Tampung Duit Suap Izin WNA
-
Kejagung Diminta Usut Tuntas Korupsi MBG Dadan Cs dan Dugaan Monopoli Dapur