Suara.com - Anggota DPR RI dari Partai Amanat Nasional(PAN) Teguh Juwarno memuji kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Teguh melihat Jokowi sudah bekerja keras setelah dipilih rakyat pada 9 Juli 2014.
Dia mengatakan, apa yang disampaikan Jokowi dalam kampanye termasuk nawacita yang menjadi jargonnya saat itu sudah terus dijalankan dan tentunya melalui proses. Namun, Teguh sangat menyayangkan kinerja para menteri yang tidak memberikan kepercayaan diri kepada masyarakat.
"Para menteri pada Kabinet Kerja ini tidak memberikan convidence ( kepercayaan diri) kalau dibandingkan dengan menteri pada zaman Orde Baru. Itu terbukti dalam delapan bulan kepercayaan publik menurun, pada hal presiden sudah berkerja dengan sangat keras," kata Teguh di Gado-Gado Boplo Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu(9/8/2015).
Teguh menjelaskan bahwa saat ini para pembantu Jokowi tersebut belum terlalu menonjol di beberapa sektor pemerintahan. Posisi pertama masih di sektor ekonomi, yang menurutnya sektor tersebut sangat merosot. Kemudian menyusul sektor hukum yang juga dinilainya menurun cukup tajam serta sektor politik yang tidak menentu.
"Kalau orang-orangnya kita sudah tahulah ya, tetapi yang paling utama itu sektor ekonomi, kemudian hukum, dan sektor politik,"katanya.
Sementara di pihak lain, Politisi PDIP Andreas Pereira mendesak Presiden Joko Widodo untuk segera melakukan perombakan di Kabinet Kerja. Menurutnya untuk melakukan hal itu lebih cepat lebih baik.
"Menteri itu pembantu Presiden, seharusnya mereka meringankan kerja Presiden, bukan sebaliknya membebankan presiden, itu persoalannya. Kalau orangnya, Presiden yang lebih tahu, lebih cepat lebih baiklah,"kata Andreas.
Berita Terkait
-
Bongkar Penampakan Ijazah Gibran dengan Alumni MDIS Singapura, Apakah Sama?
-
Riwayat Pendidikan Gibran di Orchid Park Secondary School Disorot, Ini Fakta dan Profil Sekolahnya
-
Di Balik Kontroversi Ijazah Gibran Rakabuming Raka, Ini Profil Kampus MDIS Singapura
-
Jawaban Pengacara Jokowi Soal Ijazah Bikin Refly Harun Geram: 'Aneh
-
Dokter Tifa Sebut Jokowi Hanya Bisa Dihancurkan Orang Gila
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kemensos Bentuk Tim Khusus untuk Mendalami Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat
-
Kutuk Aksi Cabul Ashari di Ponpes Pati, Gus Ipul: Jangan Jadikan Pesantren Kedok!
-
Soroti Kasus Kiai Cabul di Pati, KSP Dudung: Lindungi Korban, Tindak Tegas Pelakunya!
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza