Ronny Sompie [suara.com/Kurniawan Mas'ud]
Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamongan Laoly resmi melantik lima Direktur Jenderal Kemenkumham serta enam staf ahli menteri, Senin (10/8/2015).
Kelima dirjen yang dilantik yakni Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie, Dirjen Pemasyarakatan, I Wayan Kusmiantha Dusak, Dirjen Peraturan Perundang-undangaan Widodo Eka Tjahja, dan Dirjen Kekayaan Intelektual Ahmad M. Ramli.
Pelantikan yang digelar secara tertutup di Graha Pengayoman Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan tersebut, dihadiri ratusan pejabat di lingkungan Kemenkumham dan juga sejumlah tamu dari institusi lainnya.
Yasonna mengambil sumpah jabatan untuk para pejabat baru sesuai dengan Keputusan Presiden Joko Widodo.
"Saudara yang telah saya ambil sumpah, pada hari ini saya lantik sesuai Keppres dengan masing-masing jabatannya. Semoga saudara mendapat petunjuk dan bimbingan dari Tuhan dalam menjalankan tugas ini," kata Yasonna.
Setelah selesai mengambil sumpah, para dirjen langsung menandatangani naskah sumpah jabatan yang didahului oleh Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie yang merupakan mantan Kapolda Bali serta mantan Kadiv Humas Mabes Polri. Kemudian diikuti oleh para dirjen baru.
Kelima dirjen yang dilantik yakni Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie, Dirjen Pemasyarakatan, I Wayan Kusmiantha Dusak, Dirjen Peraturan Perundang-undangaan Widodo Eka Tjahja, dan Dirjen Kekayaan Intelektual Ahmad M. Ramli.
Pelantikan yang digelar secara tertutup di Graha Pengayoman Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan tersebut, dihadiri ratusan pejabat di lingkungan Kemenkumham dan juga sejumlah tamu dari institusi lainnya.
Yasonna mengambil sumpah jabatan untuk para pejabat baru sesuai dengan Keputusan Presiden Joko Widodo.
"Saudara yang telah saya ambil sumpah, pada hari ini saya lantik sesuai Keppres dengan masing-masing jabatannya. Semoga saudara mendapat petunjuk dan bimbingan dari Tuhan dalam menjalankan tugas ini," kata Yasonna.
Setelah selesai mengambil sumpah, para dirjen langsung menandatangani naskah sumpah jabatan yang didahului oleh Dirjen Imigrasi Ronny F. Sompie yang merupakan mantan Kapolda Bali serta mantan Kadiv Humas Mabes Polri. Kemudian diikuti oleh para dirjen baru.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel
-
GMNI Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Prabowo dan Kapolri Bertindak
-
TMP Bakal Dikelola Kemenhan, Gus Ipul Sebut Kemensos Tak Punya Kapasitas Cukup
-
Isu Sanksi AS Usai Indonesia Borong Rudal BrahMos Rp 5,9 Triliun, Pakar Buka Suara