Suara.com - Persiapan menyambut HUT RI ke 70 biasanya dilakukan oleh instansi pemerintah maupun pendidikan, namun kali ini juga dilakukan oleh instansi perhotelan di Solo, Jawa Tengah. Salah satunya adalah Hotel Syariah Solo.
Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan yang jatuh pada 17 Agustus 2015, Hotel Syariah Solo menyiapkan menu bertema kemerdekaan. Menu spesial khas kemerdekaan tersebut juga untuk menarik perhatian tamu hotel yang datang.
Di antaranya adalah Nasi Campur Perjuangan. Menu yang merupakan campuran dari nasi putih dan nasi merah ini menggambarkan lambang Negara Bendera Putih.
Nasi tersebut dilengkapi dengan berbagai lauk pauk khas nusantara seperti telur puyuh, potongan dadu daging ayam, suwiran telur dadar, dan beberapa jenis sambal yang dikemas apik berwadah potongan bambu hijau.
"Nasi Campur Perjuangan ini dibanderol dengan harga Rp45 ribu nett/pax," kata Public Relations Syariah Hotel Solo Paramita Sari kepada Suara.com, Senin (10/8/2015).
Wanita yang akrab disapa Mita ini menambahkan menu kemerdekaan lain, ada Pannacotta Merah Putih yakni pudding khas Italia bertekstur manis dan lembut yang dibalut dengan sentuhan khas kemerdekaan.
Kendati merupakan makanan khas Italia, dari sisi tekstur rasa tetap disesuaikan dengan lidah masyarakat Solo. Pannacotta Merah Putih ini dibanderol harga Rp25 ribu nett/pax.
Sedang untuk menu beverage-nya, Syariah Hotel mempersembahkan Merah Putih Ice yakni kombinasi antara fresh milk, jeli stroberi, serta simple sirup sehingga menghadirkan sensasi menyegarkan. Harga yang ditawarkan untuk menu Merah Putih Ice ini adalah Rp17 ribu nett/pax.
Selain meluncurkan beberapa menu khas Kemerdekaan RI, pihaknya juga akan menampilkan buffet menu special kemerdekaan mulai 16-17 Agustus 2015.
Pada momen tersebut, tim food and beverage Syariah Hotel akan membuat menu Nasi Bambu sepanjang 17 meter, yang dilengkapi dengan delapan jenis sambal, dan 45 jenis lauk pauk khas Indonesia.
Di Yogya, akan dibuat 70 tumpeng
Masih dalam suasana menyambut HUT RI, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia DIY bekerjasama dengan Ikatan Chef Indonesia akan membuat 70 tumpeng.
"70 tumpeng itu nantinya akan bertajuk Festival Tumpeng Nusantara dan akan dibuat langsung oleh 70 chef hotel yang ada di Yogyakarta, nantinya tumpeng - tumpeng tersebut akan dilombakan," kata Ketua PHRI Yogyakarta Istijab M. Danunagoro.
Istijab juga mengatakan perlombaan membuat tumpeng tersebut akan dilakukan di Jogja Expo Center pada 16 Agustus.
Dalam perlombaan tak hanya tumpeng yang terbuat dari nasi kuning, juga akan dibuat tumpeng dari nasi putih.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kasus PRT Loncat dari Lantai 4, Polisi Tetapkan Pengacara Adriel Viari Purba Tersangka
-
Polisi Tetapkan 3 Tersangka Kasus 'Majikan Sadis' di Benhil, Ini Perannya!
-
Pemilik Blueray Cargo Didakwa Suap Rp61,3 Miliar ke Pejabat Bea Cukai demi Loloskan Barang Impor
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Peran Perempuan Usai Raih Penghargaan
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah untuk Hadapi Tantangan Global
-
Anggota Komisi III DPR Dukung RUU Polri Atur Jabatan Polisi di Luar Institusi Dibatasi: Supaya Jelas
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Pemerintah Telah Salurkan Dana Rp 10,65 Triliun untuk Kebut Rehabilitasi Pascabencana Sumatera
-
Kabar Gembira! Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta Tetap Nol Rupiah, Ini 5 Fakta Terbarunya
-
Eks Ketua BPK Sebut Audit Kerugian Negara Rp1,5 Triliun di Kasus Chromebook Cacat