Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Hamongan Laoly mengaku draft Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang(Perppu) Pilkada serentak sudah jadi. Menkumham tunggu perintah Presiden Joko Widodo selanjutnya.
Perppu itu, jelas Yasonna, untuk mengatasi masalah calon tunggal pada Pilkada serentak tahun 2015. Pilkada akan ditunda jika hanya 1 pasangan calon.
"Drafnya sudah kita siapkan, tetapi kita tunggu perintah dari Bapak Presiden, karena itu kewenagan Presiden sendiri," kata Yasonna usai menggelar acara pelantikan Direktur Jenderal Imigrasi, Ronny F. Sompie di Gedung Kemenkumham, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (10/8/2015).
"Saya sebagai pembantu beliau sudah kita siapkan. Jika diminta akan segera kita penuhi, tenang saja," kata Yasonna.
Untuk diketahui, hingga saat ini masih ada 7 daerah dari 269 daerah yang akan menyelenggarakan Pilkada serentak pada Desember 2015 yang belum mempunyai 2 pasangan calon kepala daerah. Ini menyebabkan 7 daerah itu harus menunda Pilkada.
Untuk diketahui, tujuh kabupaten/kota yang memiliki calon tunggal dan akan dibuka pendaftaran kembali adalah, Kabupaten Tasikmalaya (Jawa Barat), Kota Surabaya (Jawa Timur), Kabupaten Blitar (Jawa Timur), dan Kabupaten Pacitan (Jawa Timur), Kota Mataram (NTB), Kota Samarinda (Kalimantan Timur), serta Kabupaten Timor Tengah Utara (NTT).
Berita Terkait
-
Sehari Jelang Penutupan Pendaftaran, Ini Harapan Ketua KPU
-
Politisi Golkar: Lucu, Calon Kepala Daerah Lawan Kotak Kosong
-
Atasi Calon Tunggal, Fahri: Incumbent Diperpanjang sampai 2017
-
Refly Harun: Calon Tunggal di Pilkada Bisa Melawan Kotak Kosong
-
Fadli Zon: 83 Daerah Berpotensi Pilkada dengan Calon Tunggal
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
-
Kronologi Pemudik Terjebak di Jalan Sawah Sleman Akibat Google Maps, Antrean Panjang Tak Terhindar
-
Puncak Arus Balik dari Jogja Pertama Terlewati, Gelombang Kedua Diprediksi Akhir Pekan
-
Bocor! China Bikin Peta Laut hingga Indonesia untuk Hadapi AS di Perang Dunia III
Terkini
-
Ceras! Iran Mau Hancurkan Pusat Desalinasi Air Punya Israel, Warga Timur Tengah Bisa Mati Kehausan
-
Jelang Masuk Sekolah Usai Lebaran, KPAI Soroti Risiko Kelelahan hingga Tekanan Mental Anak
-
Analisis: Waktunya Pakai Energi Terbarukan saat Krisis BBM karena Perang Iran
-
Diperiksa Penyidik Usai Kembali ke Rutan KPK, Yaqut: Mohon Maaf Lahir Batin
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Gubernur DKI Tunggu Keputusan Pusat soal WFH ASN untuk Efisiensi BBM
-
Australia Lumpuh, SPBU Kehabisan BBM Imbas Perang Iran
-
KPK Panggil Ulang Gus Yaqut Hari Ini, Ada Apa Setelah Status Penahanan Kembali ke Rutan?
-
Iran Ajak Negara Arab Bersatu Bentuk Pakta Pertahanan Berbasis Al Quran
-
Noel Mau Ikutan Yaqut untuk Ajukan Pengalihan Penahanan, KPK: Kewenangan Hakim