Suara.com - Dua buah sungai di Colorado dan New Mexico, Amerika Serikat, tercemar racun limbah yang tertumpah dari bekas tambang emas di kawasan tersebut. Pemerintah setempat melarang warga menggunakan air dari sungai tersebut untuk konsumsi maupun irigasi.
Sungai San Juan dan anak sungainya, Sungai Animas, tercemar oleh 11,3 juta liter air beracun dari drainase tambang emas tua Gold King. Jutaan liter air beracun itu secara tidak sengaja tumpah saat sekelompok aktivis Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) meninjau lokasi tambang beberapa waktu yang lalu.
Setiap menit, sedikitnya 1.900 liter air keluar dari penampungan tambang berusia seabad itu. Akibat tumpahan limbah tersebut, sungai menjadi berwarna oranye. Menurut para pakar, limbah tersebut mengandung logam berat seperti arsenik, merkuri, dan timbal.
Sejumlah warga yang tinggal di dekat aliran air sungai melaporkan adanya perubahan warna pada sumur air minum mereka. Namun, hingga kini belum ada laporan soal warga, ternak atau hewan liar yang jadi korban keracunan.
Warga diminta tidak lagi mengambil air dari sumur dekat sungai. Beberapa kota yang ada di dekat lokasi, Durango, Aztec dan Farmington, tidak lagi mengalirkan air dari sungai.
Ofisial EPA mengatakan, pada Senin (10/8/2015), Sungai Animas dan San Juan akan ditutup hingga 17 Agustus. Sementara itu, tim penyelidik akan menganalisis seberapa parah bahaya yang bisa ditimbulkan tumpahan limbah tersebut. (Reuters)
Berita Terkait
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian Ala Panasonic
-
Aku Demam di Bumi yang Sakit
-
Kualitas Udara Jakarta Tidak Sehat, Peringkat Enam Terburuk di Dunia Pagi Ini
-
Di Balik Kilau Kembang Api: Psikologi Normalisasi Polusi dalam Perayaan
-
Darurat Polusi Udara: Bau Menyengat Rorotan Ancam Kesehatan Anak Sekolah, Apa Solusinya?
Terpopuler
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
Pilihan
-
Pintu Langit Dibuka Malam Ini, Jangan Lewatkan 5 Amalan Kunci di Malam Nisfu Syaban
-
Siapa Jeffrey Hendrik yang Ditunjuk Jadi Pjs Dirut BEI?
-
Harga Pertamax Turun Drastis per 1 Februari 2026, Tapi Hanya 6 Daerah Ini
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
Terkini
-
Babak Baru Kasus Korupsi Minyak Pertamina, Polri Terbitkan Red Notice Riza Chalid
-
Resmi! Bahar Bin Smith Jadi Tersangka Kasus Penganiayaan Anggota Banser di Tangerang
-
Waspada Virus Nipah Mengintai! Kemenkes Ingatkan Jangan Konsumsi Nira Aren Segar dari Pohon
-
Epstein Files Sebut Donald Trump 'Dikooptasi' Israel, Singgung Dalang Proyek Gaza
-
Tak Berizin, KKP Musnahkan 796 Kg Kulit Hiu dan Pari Milik Perusahaan Asing di Banyuwangi
-
Registrasi Akun SNPMB Sekolah 2026 Diperpanjang, Cek Syarat-syaratnya!
-
Geger Penemuan Mayat Pria Tanpa Identitas di Tumpukan Sampah Kali Mookervart
-
Operasional RDF Rorotan Dilakukan Bertahap, Warga Diminta Tak Khawatir Bau
-
Profil Jeffrey Epstein: Kekayaan, Kasus Predator Seksual dan Hubungannya dengan Trump
-
Kemenag Klaim Kesejahteraan Guru Agama Prioritas Utama, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta