Suara.com - Perayaan peringatan Hari Kemerdekaan Singapura ke-50 yang jatuh pada Minggu (9/8/2015) berlangsung meriah dengan pesta kembang api dan pertunjukan akrobatik pesawat. Namun, bagi kalangan netizen negeri jiran Singapura, ada sesuatu yang tak kalah menarik di tengah-tengah perayaan National Day Parade (NDP) tersebut.
Lansiran Asia One, netizen Singapura dibuat heboh dengan kehadiran seorang gadis cantik di antara para penonton yang bersemangat mengikuti perayaan di Padang, sebuah alun-alun terbuka di tengah kota. Memang, banyak perempuan lain yang hadir di acara tersebut.
Hanya saja, si gadis cantik berulang kali disorot oleh kamera dalam tayangan langsung di televisi. Sedikitnya, lima kali gadis tersebut muncul di layar televisi.
Sebelumnya, netizen sempat bertanya-tanya, siapa sebenarnya gadis cantik berpakaian merah dengan untaian kalung mutiara di lehernya. Belakangan, diketahui bahwa si gadis cantik bernama Emma Lee.
Seperti dilansir oleh Shin Min Daily News, Emma adalah gadis berusia 29 tahun asal Chengdu, Provinsi Sichuan, Cina. Emma kabarnya pertama kali datang ke Singapura empat tahun lalu untuk mengikuti program S2 di bidang Administrasi Bisnis.
Setelah lulus, ia bekerja di sebuah perusahaan pembuatan logam di Singapura. Dalam sebuah wawancara dengan Shin Min Daily News, Emma mengaku awalnya diminta pergi ke Inggris. Namun, ia sudah terlanjur jatuh cinta dengan Singapura dan ingin menetap di negeri tersebut.
Tak cuma menetap, Emma juga berharap bisa menemukan pasangan hidup di Singapura. Kabarnya, dirinya juga sudah mengurus izin sebagai penduduk tetap di Singapura.
Emma mengaku, dirinya mendapat banyak permintaan pertemanan dan pesan di akun Facebook dan Weibo setelah identitasnya terungkap. Sampai-sampai, Emma merasa perlu menutup akun Weibonya dengan alasan privasi.
Soal kecintaannya pada Singapura, Emma mengaku situasi negeri yang aman jadi alasannya. Gadis ini juga menyebutkan nasi ayam dan laksa sebagai makanan favoritnya. (Asia One)
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Potret Masalah Pangan Jakarta Jelang Ramadan, Apa Saja?
-
Saksi Kasus Suap Ijon Bekasi, Istri H.M Kunang Dicecar KPK Soal Pertemuan dengan Pengusaha Sarjan
-
Jaga Stabilitas Harga Daging Jelang Ramadan di Jakarta, Dharma Jaya Impor Ratusan Sapi
-
Santunan Korban Bencana Sumatra Disalurkan, Mensos Sebut Hampir Seribu Ahli Waris Terbantu
-
PDIP Sebut 100 Persen Warga Indonesia Bisa Mendapatkan BPJS Gratis, Begini Kalkulasinya
-
Adu Mulut Menteri Keuangan dan Menteri KKP Bikin PDIP Geram: Jangan Rusak Kepercayaan Pasar!
-
Wamensos Agus Jabo Cek Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Sragen
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Korban Penganiayaan di Cengkareng Kini Dilaporkan Balik Pelaku
-
Pemerintah Kucurkan Dana Tunggu Hunian Rp600 Ribu Per Bulan, Pembangunan Huntap Capai 15.719 Unit
-
Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga