Mary I, lahir pada 18 Februari 1516 dan meninggal pada tanggal 17 November 1558. Dia adalah Ratu Inggris dan Irlandia dari Juli 1553 sampai kematiannya. Dia memerintah penganiyaan brutal kepada penganut Protestan sampai-sampai dikenal dengan julukan "Bloody Mary".
6. Belle Gunness
Belle Gunness adalah salah satu pembunuh berantai perempuan dari Amerika keturunan Norwegia. Dia diyakini membunuh kedua suami dan semua anak-anaknya pada waktu yang berbeda. Motifnya adalah serakah dan ingin mendapatkan aset asuransi. Dia juga disebut membunuh lebih dari 20 korban lainnya.
7. Mary Ann Cotton
Mary adalah pelaku pembunuhan perempuan pertama dari Inggris yang menggunakan racun arsenic. Mary Ann Cotton, lahir pada bulan Oktober 1832 di Low Moorsley, County Durham. Dia diyakini membunuh tiga suami, selusin anaknya, temannya, pacar, ibu dengan penyebab yang sama dengan awal mula sakit perut karena keracunan.
Dia digantung di County Durham Gaol, 24 Maret 1873.
8. Ilse Koch
Lahir pada tanggal 22 September tahun 1906, Ilse Koch, yang dikenal sebagai "Die Hexe von Buchenwald" Penyihir dari Buchenwald, atau "Buchenwälder Schlampe" pelacur dari Buchenwald. Dia adalah salah satu anggota Nazi perempuan yang diadili oleh militer AS. Dia menikmati penyiksaan dan kecabulan.
Terkenal untuk souvenir nya, yakni tato yang diambil dari tahanan yang dibunuh. Ilsa dipromosikan menjadi Oberaufseherin atau kepala pengawas dari beberapa penjaga perempuan di Buchenwald. Dia bunuh diri dengan menggantung diri di penjara wanita Aichach pada September 1, 1967.
9. Katherine Knight
Dia lahir pada 24 Oktober 1955 dan masih terus menjalani hukuman seumur hidup di penjara. Katherine Mary Ksatria adalah wanita Australia pertama yang dihukum penjara seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat. Dia memiliki sejarah kekerasan dalam keluarga,
Dia membunuh para suaminya dengan berbagai cara, dari menusuk matanya, memotong dengan pisau daging. Katherine bahkan menguliti korbannya dan memajang di kusen pintu ruang tamu. Kepala korbannya di rebus menjadi sup.
10. Elizabeth Bathory
Lahir pada tahun 1560 dan meninggal pada tahun 1614, Countess Elizabeth Bathory de Ecsed adalah countess dari keluarga Bathory terkenal bangsawan di Kerajaan Hongaria. Dia pembunuh berantai perempuan yang paling produktif dalam sejarah, meskipun jumlah pembunuhan diperdebatkan, dan dikenang sebagai "Blood Countess ."
Sasaran pembunuhannya adalah perempuan petani dengan cara dipukul, dibakar, merusak bagian tubuh korban sampai mengunyah wajah krobannya. Dia menjadi tahanan rumah tanpa pengadilan karena statusnya sebagai bangsawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 4 Mobil Keluarga Bekas 50 Jutaan: Mesin Awet, Cocok Pemakaian Jangka Panjang
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
Pilihan
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
Terkini
-
Intip Gaji Tenaga Ahli Dewan Pertahanan Nasional, Jabatan Baru Noe Letto dan Frank Hutapea
-
Adian Napitupulu Minta PT Antam Gerak Cepat Evakuasi Korban Asap Tambang Pongkor
-
6 Fakta Bripda Rio: Desersi Usai Selingkuh dan KDRT, Kabur Jadi Tentara Bayaran Rusia
-
BMKG Waspada Cuaca Ekstrem: Hujan Sangat Lebat dan Angin Kencang Hampir di Semua Provinsi
-
Prediksi Cuaca Hari Ini, Minggu 18 Januari: Jabodetabek Waspada Hujan Deras
-
SIPSS Polri 2026: Jadwal, Syarat, Link Pendaftaran dan Daftar Jurusan
-
Bongkar 6 Nyawa yang Masih Terjebak, Adian Ingatkan Sejarah Kelam 'Asap Pengusir' di Pongkor
-
Dirut IAT: Ada 7 Kru Pesawat ATR 42 yang Hilang di Maros
-
Antisipasi Banjir Rob hingga 20 Januari, Ancol Siagakan 68 Pompa Air
-
Menteri KKP: Tiga Personel PSDKP Hilang di Balik Kabut Maros