Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan para pemimpin kota atau kabupaten di Indonesia harus memiliki sikap tegas dalam memimpin daerahnya agar memiliki kondisi ekonomi, sosial dan lingkungan yang lebih baik.
"Bagaimana kota yang baik adalah perencanaannya harus baik, harus dilaksanakan dengan tegas dan pengawasan yang tegas juga," kata Wapres JK dalam sambutannya saat pemberian Anugerah Kota Cerdas 2015 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (13/8/2015).
Menurut Kalla, ketegasan diperlukan untuk mengarahkan masyarakat berperilaku lebih baik dalam menempati kota.
Wapres JK menambahkan jika peraturan di masing-masing kota atau kabupaten dipatuhi oleh warganya maka kota tersebut akan tertib dan memiliki kondisi yang nyaman.
"Kita ini kadang-kadang terlalu permisif. Pengalaman yang ada, kalau terlalu permisif maka banyak orang yang melanggar," ujar Wapres.
Kalla mengatakan kondisi kota harus nyaman, aman dan sehat untuk ditinggali oleh masyarakat. Hal itu bisa dicapai jika pemimpinnya memiliki ketegasan serta sifat masyarakatnya yang mudah berkoordinasi.
"Itu suatu hal yang penting. Apapun yang kita harapkan adalah dengan perencanaan, ketegasan dan pengawasan. Tanpa itu semua tak akan bisa dicapai," kata Kalla.
Kalla mengatakan masyarakat akan merasakan kota yang baik dan nyaman sebagai hasil dari ketegasan para pemimpin kota di Indonesia.
"Tentu dengan ketegasan tidak bisa memuaskan semua orang. Tapi diyakinkan semua akan puas dengan ketegasan tersebut pada waktunya," tegas Wapres.
Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Kamis petang menghadiri puncak penganugerahan Kota Cerdas 2015.
Harian Kompas sebagai penyelenggara penghargaan telah melakukan survei kepada 6.000 responden di 15 kota yang menjadi nominasi dalam Anugerah Kota Cerdas di Indonesia.
Sejumlah faktor yang dipertimbangkan dalam penyusunan Indeks Kota Cerdas Indonesia 2015 meliputi aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Selain itu, pengelolaan ekonomi, sosial dan lingkungan juga harus didukung oleh teknologi informasi komunikasi, tata kelola dan peran Sumber Daya Manusia yang baik. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah
-
Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis
-
Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan
-
4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!
-
Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran
-
Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris
-
Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah
-
Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya
-
Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?
-
Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba