Suara.com - Sosok bernama Zandra Dwanita Widodo (20) ini merupakan mantan atlet nasional junior Pra Olympic Youth Games Mexico 2010. Memperkuat cabang beladiri taekwondo, dia berasal dari klub Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) Dragon Taekwondo Solo, Jawa Tengah.
Sampai saat ini, perempuan yang akrab disapa Zandra ini tercatat telah berhasil mengumpulkan 28 medali emas dari berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional. Medali emas tersebut berhasil ia kumpulkan sejak tahun 2002 sampai tahun 2013 lalu.
Perempuan berjilbab ini mengaku sudah menekuni beladiri taekwondo semenjak dirinya masih duduk di bangku kelas 3 sekolah dasar (SD). Berawal dari hobi menonton video game tekken (sebuah permainan pertarungan), Zandra pun lantas berusaha mengembangkan bakatnya dengan bergabung di PMS Dragon Taekwondo.
Zandra pun bertekad serius mewujudkan impiannya untuk menjadi atlet taekwondo andal, dengan cara berlatih. Berbekal kerja kerasnya tersebut, anak kedua dari dua bersaudara putri pasangan Mei Yanto Widodo dan Maryati, itu pun berhasil menjadi atlet terbaik.
"Pada waktu itu saya masih kelas 4 SD," kata Zandra kepada Suara.com, Selasa (18/8/2015).
Meski telah dinobatkan sebagai atlet terbaik, tidak lantas membuat perempuan yang saat ini menempuh pendidikan S1 di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurusan Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, UNS Solo, ini berbesar kepala. Namun justru, prestasi itu menumbuhkan semangat kepada dirinya untuk terus berlatih.
Di antara prestasinya, Zandra antara lain berhasil menyabet medali emas pada Kejuaraan Nasional Taekwondo yang diselenggarakan Pengurus Besar Taekwondo Indonesia di Magelang. Dia juga memenangi ajang International Open Tournament Atmajaya di Yogyakarta pada tahun 2009 lalu.
"Setiap hari saya terus latihan, apalagi kalau mendekati pertandingan atau turnamen. Dan ahhamdulillah, kedua orangtua memberikan dukungan kepada saya," terang pemilik zodiak Virgo ini.
Di samping memiliki prestasi non akademik yang gemilang, Zandra juga tercatat aktif dalam organisasi dan tulis-menulis. Prestasi yang pernah diraihnya antara lain adalah masuk dalam 25 Finalis Kontes Ide Muda Nasional 2012 sebagai konseptor produk Teknologi Gold Messenger.
Zandra juga pernah menjadi runner up Lomba Karya Tulis Ilmiah Popular yang diadakan IBMT International University di Surabaya, dengan tulisan berjudul "Membangun Karakter Jiwa Kepemimpinan Anak Melalu Permainan Tradisional".
Perempuan yang kini menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Olahraga Indonesia Pusat ke-4 periode 2014-2016 di bawah naungan Kemenpora dan Dikti, ini juga pernah mendapatkan penghargaan dari Rektor UNS pada Dies Natalis ke-38 UNS atas prestasinya di ajang UNS Taekwondo Championship 2013. Dia juga pernah menyabet Juara 3 sebagai Mahasiswa Berprestasi FKIP UNS. [Labib Zamani]
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Pakistan Bombardir Kabul, Konflik dengan Afghanistan Memasuki Fase Perang Terbuka
-
Anggota DPR Minta Impor 105 Ribu Pickup India Dibatalkan: Ini Dirancang Diam-diam
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK