Suara.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menyelidiki surat edaran dari asosiasi pedagang daging sapi yang melarang pedagang menjual daging sapi di pasaran.
Dalam pengusutan itu, penyidik telah memeriksa dua petinggi dari asosiasi pedagang daging sapi.
Kepala Sub Direktorat Industri Perdagangan Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Kombes Pol Helmy Santika mengatakan, dua saksi yang diperiksa itu adalah Joni Aliano dari Asosiasi Produsen Daging dan Feedlot Indonesia (Apfindo), serta Haji Abud selaku Ketua Asosiasi Pemotong Hewan Indonesia (APHI).
"Dua orang dari asosiasi itu telah kami periksa untuk mendalami surat edaran yang mereka buat. Isinya seputar larangan berjualan," kata Helmy di Bareskrim Mabes Polri, Rabu (19/8/2015).
Penyidik mendalami apakah ada unsur perbuatan melawan hukum atas surat edaran itu. Diduga ada indikasi menghasut di dalam surat asosiasi tersebut, sehingga pedagang tidak mau berjualan dan merugikan masyarakat.
"Masih didalami, karena baru dua yang diperiksa," kata Helmy.
Dia menambahkan, pihaknya akan menelusuri dampak terhadap konsumen serta tempat-tempat distribusi daging sapi dari PT BPS dan PT TUM yang sebelumnya sempat di geledah oleh Polisi.
Selain itu, penyidik juga telah memeriksa empat karyawan perusahaan penggemukan sapi dari PT TUM dan PT BPS yang sempat digerebek pekan lalu karena diduga sengaja menyimpan sapi siap potong. Hari ini penyidik juga memeriksa Hasan, pemilik PT BPS.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan