Suara.com - Hartono, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jakarta Timur mengatakan bahwa secara keseluruhan pembongkaran 519 bidang di Kampung Pulo, terkait relokasi sudah selesai sore ini, Minggu (23/8/2015).
Bambang Pangestu Lurah Kampung Melayu sendiri mengatakan, padahal paginya diketahui sebanyak 10 bidang masih belum selesai dibongkar, dikarenakan letak ke-10 bidang yang belum dibongkar ini tepat berada di daerah yang curam.
"Jadi 100 persen alhamdulliah sudah selesai. Yang 10 peta bidang itu tadi belum selesai karena dihancurkan manual oleh warga, pakai palu dan linggis. Tadi kita tugasnya cuma angkut sisa puing dan bantu warga yang membutuhkan bantuan membongkar rumahnya secara manual," ujarnya saat ditemui di lokasi relokasi, Minggu (23/8/2015).
Hartono mengatakan hanya tempat ibadah dan makam keramat saja yang saat ini belum dibongkar, karena pembongkaran tempat ibadah dan makam keramat itu akan didiskusikan lagi terlebih dahulu dengan warga atau tokoh masyarakat setempat.
"Terkait 7 makam keramat dan 8 tempat ibadah disana, belum dengar, belum ada kelanjutan. Nanti akan dilakukan mediasi bagaimananya," Hartono menambahkan.
Selain itu, terkait dengan adanya pengerjaan sheet pile yang akan dilakukan oleh kontraktor dari Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane yang sebelumnya dikatakan Kasatpol PP DKI Jakarta, Kukuh Hadi Santoso, dan Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu, Hartono Kasatpol PP Jakarta Timur mengatakan, secepatnya akan segera dilakukan.
"BBWSCC itu secepatnya mau dilakukan. Katanya malam ini mau masuk barang. Kami juga terus bantu warga yang masih bebenah, masih butuh evakuasi barang-barangnya ke Rusunawa Jatinegara Barat, kita masih bantu tenaga," ujarnya. [Nur Habibie]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kronologi Penangkapan Koko Erwin, Diringkus Saat Hendak Menyeberang ke Malaysia
-
Golkar Tegaskan Anggaran MBG Disepakati Bulat di DPR: Tak Ada yang Menolak, Termasuk PDIP
-
Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit
-
Akun Telegram Catut InaEEWS BMKG Sebarkan Peringatan Gempa Palsu, Publik Diminta Waspada
-
Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Permanen
-
Soal Mobil Dinas Rp 8,5 M, Golkar Tegur Gubernur Kaltim: Dengarkan Suara Rakyat!
-
Transjakarta Perketat Standar Keselamatan, Pramudi yang Kurang Fit Dilarang Bertugas
-
Diteror Usai Bongkar Kematian Anak, Ibu Kandung NS di Sukabumi Minta Perlindungan LPSK
-
Hakim Sebut Kerugian Rp171,9 Triliun Kasus Minyak Asumtif, Eks Bos Pertamina Divonis 9 Tahun
-
Diduga Jadi Tempat Prostitusi Malam Hari, 'Jalur Tikus' Taman Kota Cawang Akhirnya Dilas Permanen!