Pengacara O. C. Kaligis jadi tersangka dan ditahan KPK dalam kasus dugaan suap terhadap hakim dan panitera PTUN Medan, Sumatera Utara [suara.com/Oke Atmaja]
Kuasa hukum panitera Pengadilan Tata Usaha Negara Medan Syamsir Yusfan, John Ely Tumanggor, mengakui Syamsir pernah menerima uang terkait penanganan perkara yang diajukan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.
Dia menyatakan Syamsir siap mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana yang disangkakan KPK. John mengungkapkan Syamsir menerima uang sebanyak dua kali dengan total dua ribu dolar AS.
"Pertama dari OCK (Kaligis), kedua Gerry. Pertama seribu dolar Amerika, kedua juga sama. Untuk dia (Syamsir)" kata John di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2015).
Syamsir, menurut John, tidak mengetahui ihwal uang yang diberikan pengacara Kaligis kepada tiga majelis hakim PTUN Medan. Syamsir waktu itu hanya diminta Kaligis untuk mempertemukan dengan Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro.
"Untuk hakim dia tidak pernah tau. Bagaimana pembicaraannya bahkan saat itu tidak tau," ujarnya.
Seperti diketahui, Syamsir merupakan sekretaris atau panitera PTUN Medan yang ikut terjaring operasi tangkap tangan KPK bersama tiga majelis hakim pada 9 Juli 2015. Dia diduga ikut menerima suap yang diberikan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri: Evy Susanti serta Kaligis dan anak buah Kaligis bernama Gerry.
Duit tersebut diberikan untuk memenangkan perkara yang diajukan Pemprov Sumut ke PTUN Medan.
Dia menyatakan Syamsir siap mempertanggungjawabkan perbuatannya sebagaimana yang disangkakan KPK. John mengungkapkan Syamsir menerima uang sebanyak dua kali dengan total dua ribu dolar AS.
"Pertama dari OCK (Kaligis), kedua Gerry. Pertama seribu dolar Amerika, kedua juga sama. Untuk dia (Syamsir)" kata John di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (25/8/2015).
Syamsir, menurut John, tidak mengetahui ihwal uang yang diberikan pengacara Kaligis kepada tiga majelis hakim PTUN Medan. Syamsir waktu itu hanya diminta Kaligis untuk mempertemukan dengan Ketua PTUN Medan Tripeni Irianto Putro.
"Untuk hakim dia tidak pernah tau. Bagaimana pembicaraannya bahkan saat itu tidak tau," ujarnya.
Seperti diketahui, Syamsir merupakan sekretaris atau panitera PTUN Medan yang ikut terjaring operasi tangkap tangan KPK bersama tiga majelis hakim pada 9 Juli 2015. Dia diduga ikut menerima suap yang diberikan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho dan istri: Evy Susanti serta Kaligis dan anak buah Kaligis bernama Gerry.
Duit tersebut diberikan untuk memenangkan perkara yang diajukan Pemprov Sumut ke PTUN Medan.
Tag
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Potret Tel Aviv Luluh Lantak Dihujani Rudal Iran, Eks Tentara Israel: Netanyahu Penjahat!
-
Kutip Doa Syekh Mesir, Ini Pesan Mendalam Quraish Shihab untuk Presiden Prabowo di Nuzulul Qur'an
-
Iran Tolak Tawaran Dialog Trump: Selama Ramadan Kami Tak Berbicara dengan Setan
-
Iran Ancam Bunuh Donald Trump: Kini Kamu Harus Hati-hati!
-
Guru SLB di Yogyakarta Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Siswi Disabilitas
-
PAN Copot Fikri Thobari dari Jabatan Partai Usai Terjaring OTT KPK
-
Iran Tetap Teguh di Jalur Wilayat al-Faqih Meski Digempur Serangan AS - Israel karena Ini
-
Cek Fakta: Benarkah Insinyur India Ditangkap di Bahrain karena Jadi Mata-mata Mossad?
-
Pejabat hingga Ulama Hadiri Peringatan Nuzulul Qur'an di Istana, Quraish Shihab Beri Tausiah!
-
Putra Menkeu Israel Nyaris Tewas! Serpihan Mortir Hizbullah Tembus Perut