Suara.com - Hari ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti melantik sejumlah pejabat eselon I di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Dalam sambutannya, Susi berharap, dengan adanya pergantian pejabat lama dengan pejabat baru, dapat meningkatkan kinerja yang lebih baik lagi. Para pejabat baru pun diminta untuk bekerja mengikuti irama sebelumnya yang harus bekerja cepat.
"Jadi saya harapkan, dengan pergantian ini, kinerja di KKP menjadi lebih baik lagi. Dan saya harapkan bapak-bapak sekalian bisa bekerja cepat. Bapak-bapak kan sudah mengenal saya selama satu tahun ini. Saya mohon maaf kalau saya kerjanya cepat. Saya enggak biasa kerja pelan-pelan. Jadi diharapkan, bapak-bapak sekalian bisa juga bekerja dengan cepat," kata Susi, dalam sambutannya di acara pelantikan di Kantor KKP, Jakarta Pusat, Senin (31/8/2015).
Selain itu, Susi pun berharap dengan adanya pergantian pejabat ini, dapat memaksimalkan penyerapan anggaran yang saat ini masih relatif kecil, hingga akhir tahun anggaran 2015. Susi pun meminta para pejabat baru ini dapat memaksimalkannya.
"Jadi, saya juga berharap kalau bapak-bapak sekalian mampu mendorong penyerapan anggaran lebih maksimal lagi. Karena kan tahun ini kita ada kenaikan anggaran, dan maritim itu menjadi program prioritas Pak Jokowi. Jadi harus kita maksimalkan, agar semua program-program di sektor maritim dapat segera berjalan," tandasnya.
Berikut delapan pejabat baru di lingkungan KKP yang baru dilantik tersebut:
1. Sjarief Widjaja, sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) KKP
2. Andha Fauzie Miraza, sebagai Inspektur Jenderal
3. Suseno, sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan
4. R. Nilanto Perbowo, sebagai Dirjen Penguatan Daya Saing Produk
5. Saut Parulian Hutagalung, sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi, Sosial dan Budaya
6. Achmad Pernomor, sebagai Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik
7. Aryo Hanggono, sebagai Staf Ahli Bidang Ekologi dan Sumber Daya Laut
8. Dr. Ir. Slamet Soebjakto, sebagai Dirjen Perikanan dan Budidaya
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Kemarahan Publik Tak Hanya Soal Prabowo, tapi Akumulasi Masalah 10 Tahun Era Jokowi
-
Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar
-
Masukan LMC untuk RUU Hak Cipta: Lindungi Jurnalisme Tanpa Mematikan Distribusi Digital
-
Jose Mourinho Sewot Rodri Tolak Real Madrid Pilih Gabung ke Barcelona
-
Potensi Panas Bumi Indonesia Capai 23,2 GW, Baru 11,6 Persem Terpasang
-
The Dragon Republic: Dari Pejuang Menjadi Bidak dalam Permainan Kekuasaan
-
Pertumbuhan Ekonomi RI di Semester I 2026 Diklaim Tertinggi dalam 13 Tahun Terakhir
-
Viral WNA Diduga Tentara IDF di Bali, Arya Wedakarna Malah Jadi Pengikut PM Israel
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Layani 162 Ribu Pelanggan Sehari, KAI Rombak Manggarai Jadi Pusat Mobilitas Jakarta