Suara.com - Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menemukan relawan fiktif di Pertamina Foundation setelah memeriksa dokumen.
"Dari barang dan dokumen yang menyangkut Pertamina Foundation ada laporan bahwa relawan untuk menanam pohon itu ada yang fiktif," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Mabes Polri Brigadir Jenderal Polisi Victor Edi Simanjuntak di Jakarta, Rabu (2/9/2015).
Dia mengungkapkan juga mendapat laporan bahwa harga satu pohon Rp10 tidak diberikan semuanya kepada relawan.
Oleh karena itu, Bareskrim menyita dokumen pengajuan relawan, kontrak kerja maupun pembayaran relawan tersebut.
"Ini perlu diklarifikasi melalui cek tanda tangannya, alamat si relawan, kita cek tanda tangannya, kemudian melalui pembayarannya dan juga tanda tangan pada pembayaran kalau itu diterima pakai kwitansi, kalau itu ditransfer, kita akan cek rekeningnya siapa yang membuat rekening tersebut," terang Victor.
Dari dokumen-dokumen itu dapat dilacak siapa yang bertanggungjawab atas relawan-relawan tersebut.
"Itu datanya tebal sekali, sehingga perlu kita lihat siapa sih. Tapi sepanjang saya lihat ini ada beda-beda juga penandatangannya ini," kata dia.
Dia mengatakan jumlah relawan di Pertamina Foundation mencapai ribuan orang, hasil penyelidikan Bareskrim sementara kerugian negara mencapai Rp126 miliar.
Berdasarkan analisa dokumen dan keterangan saksi, dugaan korupsi tersebut berasal dari alokasi anggaran 2012-2014 bernilai Rp251 miliar untuk proyek gerakan menabung pohon, beasiswa Sobat Bumi, Sekolah Sobat Bumi, dan sekolah sepak bola Pertamina. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Nyumarno Diperiksa KPK Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kunang
-
Registrasi Akun SNPMB 2026 dan Jadwal Pelaksanaan SNBP Terbaru
-
Siapa Sebenarnya Pelapor Pandji? Polisi Usut Klaim Atas Nama NU-Muhammadiyah yang Dibantah Pusat
-
Langit Jakarta 'Bocor', Mengapa Modifikasi Cuaca Tak Digunakan Saat Banjir Melanda?
-
Debit Air Berpotensi Naik, Ditpolairud Polda Metro Jaya Sisir Permukiman Warga di Pluit
-
Bus TransJakarta Hantam Tiang PJU di Kolong Tol Tanjung Barat, Satu Penumpang Terluka!
-
El Clasico Legenda Bakal Hadir di GBK, Pramono Anung: Persembahan Spesial 500 Tahun Jakarta
-
Jakarta Dikepung Banjir, Ini 5 Cara Pantau Kondisi Jalan dan Genangan Secara Real-Time
-
Superflu vs Flu Biasa: Perlu Panik atau Cukup Waspada?
-
BNI Pertegas Dukungan Sekolah Rakyat untuk Perluas Pemerataan Pendidikan Nasional